MAMUJU — Forum Zilenial Sulawesi Barat (Forzil Sulbar) menilai Syamsul Samad layak mengisi posisi Wakil Gubernur yang ditinggalkan almarhum Salim S. Mengga. Surat dukungan diteken Founder Forzil Sulbar Andi Ahmad Fadhil R, dengan sejumlah pertimbangan yang menyertainya.
Rekam jejak, pengalaman panjang di bidang pemerintahan, kapasitas kepemimpinan, integritas, dan kompetensi menjadi dasar penilaian Forzil Sulbar terhadap Syamsul Samad. Organisasi itu menilai figur tersebut mampu memperkuat penyelenggaraan pemerintahan daerah pada sisa masa jabatan 2025–2030.
Sinergi dengan Gubernur Jadi Pertimbangan Utama
Kehadiran Syamsul Samad sebagai Wakil Gubernur dinilai dapat memperkuat sinergi dengan Gubernur Sulawesi Barat. Forzil Sulbar menyebut sinergi itu penting untuk mendorong percepatan pembangunan, menjaga stabilitas pemerintahan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Umum Forzil Sulbar Susan Anggraini menegaskan dukungan tersebut berdiri di atas pertimbangan kapasitas dan pengalaman. Menurutnya, Syamsul Samad merupakan figur yang layak mendampingi Gubernur Sulawesi Barat menjalankan sisa masa jabatan pemerintahan periode 2025–2030.
"Kak Syamsul Samad adalah figur yang paling kompeten dan memiliki pengalaman panjang dalam pemerintahan," ungkap Andi Ahmad Fadhil.
Bukan Intervensi, tapi Bentuk Kepedulian Generasi Muda
Forzil Sulbar menegaskan sikapnya bukan intervensi terhadap proses politik di DPRD. Organisasi itu memposisikan dukungan sebagai bentuk kepedulian generasi muda terhadap keberlanjutan kepemimpinan dan masa depan pemerintahan Sulawesi Barat.
"Ini bukan bentuk intervensi, tetapi bentuk kepedulian. Kami peduli terhadap siapa yang akan menjadi pemimpin Sulawesi Barat ke depan. Tentu kami juga akan mengawal agar seluruh proses pencalonan ini berjalan sesuai dengan aturan dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," demikian pernyataan Forum Zilenial Sulbar.
Andi Ahmad Fadhil, yang juga alumni S1 Ilmu Pemerintahan Universitas Hasanuddin, menekankan pentingnya pertimbangan rasional dan objektif dalam menentukan figur Wakil Gubernur PAW. Posisi Wakil Gubernur, menurutnya, berperan strategis membantu kepala daerah menjalankan roda pemerintahan.
Surat Dukungan Akan Diserahkan ke Pimpinan DPRD Sulbar
Sebagai tindak lanjut, Forzil Sulbar berencana melakukan pertemuan sekaligus menyerahkan langsung surat dukungan kepada Pimpinan DPRD Provinsi Sulawesi Barat. Langkah itu dimaksudkan agar aspirasi generasi muda menjadi salah satu bahan pertimbangan dalam proses penentuan Wakil Gubernur melalui mekanisme PAW.
Forzil Sulbar berharap proses pengisian jabatan Wakil Gubernur Sulawesi Barat berjalan konstitusional, demokratis, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepentingan masyarakat serta keberlanjutan pembangunan daerah diminta tetap menjadi prioritas utama.