Pencarian

Paulo Josue: Malaysia Masih Mimpi Lolos ke Piala Dunia 2030

Selasa, 03 November 2026 • 19:19:02 WIB
Paulo Josue: Malaysia Masih Mimpi Lolos ke Piala Dunia 2030
Penyerang timnas Malaysia Paulo Josue menegaskan ambisi timnya untuk lolos ke Piala Dunia 2030.

SULAWESI BARAT — Penyerang timnas Malaysia Paulo Josue menegaskan Harimau Malaya belum menutup ambisi tampil di Piala Dunia 2030. Kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026 dijadikan pijakan, dengan catatan Malaysia hanya terpaut satu poin dari Kirgistan di Grup D.

Malaysia menutup babak kedua Kualifikasi Piala Dunia 2026 di peringkat ketiga Grup D dengan 10 poin. Kirgistan yang finis sebagai runner-up mengoleksi 11 poin dan lolos bersama juara grup, Oman, yang mengumpulkan 13 poin.

Selisih tipis itulah yang membuat Josue menilai perjuangan Malaysia tidak sia-sia. Ia menyebut skuad Harimau Malaya sudah tampil di level yang kompetitif sepanjang rangkaian pertandingan.

Kalah Tipis dari Kirgistan Jadi Titik Getir Malaysia

Malaysia sebenarnya sempat menunjukkan perlawanan berarti. Josue menyoroti empat poin yang diraih timnya saat menghadapi Kirgistan sebagai bukti bahwa jarak dengan tim-tim papan atas Asia tidak terlalu lebar.

"Kami menjalani rangkaian pertandingan yang sangat baik. Kami hanya terpaut satu poin untuk bisa lolos. Menurut saya, dua pertandingan melawan Oman tidak berjalan sesuai rencana," ujar Josue, dikutip dari BHarian.

Dua laga kontra Oman memang menjadi catatan tersendiri. Dari situ Malaysia kehilangan poin yang akhirnya menentukan nasib mereka di grup, sementara Kirgistan memanfaatkan celah tersebut untuk finis di atas.

Empat Poin Lawan Kirgistan Jadi Modal Percaya Diri

Josue menilai modal itu cukup untuk membangun keyakinan menuju siklus kualifikasi berikutnya. Menurutnya, mengulang performa serupa bukan target yang mustahil.

"Kami berhasil meraih empat poin saat menghadapi Kirgistan, yang merupakan pencapaian luar biasa. Saya rasa bukan hal yang mustahil bagi kami untuk mengulangi performa tersebut dan berupaya lolos ke tahap berikutnya dalam kualifikasi Piala Dunia," ucap Josue menambahkan.

Pernyataan itu sekaligus menjawab keraguan soal arah tim. Bagi Josue, kualifikasi Piala Dunia 2030 harus dipersiapkan sejak sekarang, bukan menunggu menjelang draw atau putaran pertama bergulir.

Piala Asia Juga Prioritas yang Tak Boleh Diabaikan

Ambisi ke Piala Dunia tidak membuat Josue melupakan agenda terdekat. Ia menilai bersaing di level Piala Asia sama pentingnya, terutama karena peta persaingan di Asia semakin ketat.

"Melihat peta persaingan saat ini, semua tim di Asia sangat kuat, jadi mengamankan tempat di Piala Asia tentu bukan perkara mudah. Namun, jika kita bisa mempertahankan komposisi skuad ini dan tidak ada pemain yang mengalami cedera, saya yakin kita punya peluang besar untuk lolos ke Piala Asia berikutnya," tutur Josue.

Faktor kebugaran skuad menjadi kunci menurutnya. Selama komposisi pemain bertahan dan tidak dihantam badai cedera, Josue percaya Malaysia punya peluang besar mengamankan tiket Piala Asia berikutnya.

Dengan kata lain, jalur ke Piala Dunia 2030 dibangun lewat konsistensi di kompetisi regional lebih dulu. Malaysia kini punya target ganda: menembus Piala Asia, lalu memutar ulang mimpi ke panggung dunia.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks