MAMUJU — Rombongan Sekda Sulbar menelusuri ruang kerja pegawai Bapenda satu per satu, memantau aktivitas dan kehadiran aparatur pada jam dinas. Pendampingan Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulawesi Barat menegaskan sidak ini menyentuh dua sisi sekaligus: disiplin kepegawaian dan kinerja perangkat daerah.
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat menempatkan kunjungan tersebut sebagai bagian dari pengawasan rutin terhadap perangkat daerah. Sasaran utamanya memastikan ASN menjalankan tugas dan fungsi pemerintahan secara profesional, bukan sekadar hadir di kantor.
Apa yang Dipantau Sekda di Kantor Bapenda
Pemantauan mencakup aktivitas kerja harian pegawai di lingkungan Bapenda Sulbar. Menurut keterangan Pemprov, kegiatan itu dirancang sebagai pengawasan langsung sekaligus pembinaan terhadap aparatur.
Bapenda menjadi titik sidak karena posisinya sebagai pengelola pendapatan daerah. Kinerja perpajakan daerah di instansi tersebut berpengaruh langsung pada capaian Pendapatan Asli Daerah provinsi.
Respons Bapenda: Sidak sebagai Pengingat Kedisiplinan
Sekretaris Bapenda Provinsi Sulawesi Barat Nuruddin Rachman menyampaikan apresiasi atas kunjungan Sekda bersama jajaran BKPSDM. Menurut dia, sidak memberi penekanan ulang pada tanggung jawab pegawai.
"Kami menyambut baik pelaksanaan sidak ini sebagai bentuk pengawasan dan pembinaan terhadap aparatur. Ini menjadi pengingat bagi seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga kedisiplinan, meningkatkan tanggung jawab, serta melaksanakan tugas sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Nuruddin.
Nuruddin menambahkan bahwa kedisiplinan dan profesionalisme ASN menentukan pencapaian target organisasi, termasuk optimalisasi PAD. Seluruh jajaran Bapenda Sulbar diminta memperkuat koordinasi dan memberi pelayanan perpajakan daerah secara profesional, transparan, dan akuntabel.
Kaitan dengan Misi Kelima Pemprov Sulbar
Langkah pengawasan ini sejalan dengan misi kelima Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Misi tersebut memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.
Melalui pengawasan seperti di Bapenda, Pemprov Sulbar berharap budaya kerja disiplin dan berorientasi hasil semakin tertanam di perangkat daerah. Dampak yang dibidik bukan hanya tertib administrasi, tetapi juga kualitas pelayanan kepada warga dan penerimaan daerah yang lebih optimal.