SULAWESI BARAT — Bali United menundukkan tuan rumah Arema FC dengan skor 1-3 di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (31/10/2026). Tiga gol Serdadu Tridatu lahir dari kaki Marko Dugandzic, Irfan Jaya, dan Teppei Yachida, sementara Singo Edan hanya membalas lewat Raianderson Careca di menit ke-79.
Kekalahan ini memperpanjang catatan inkonsistensi Arema FC di BRI Super League. Pekan sebelumnya, pasukan Marcos Santos menang telak 4-0 atas Dewa United. Namun di hadapan pendukung sendiri, Singo Edan justru kehilangan tiga poin penuh.
Dugandzic Buka Jalan, Irfan Jaya dan Yachida Menutup Laga
Bali United membuka keunggulan melalui Marko Dugandzic sebelum Irfan Jaya menggandakan skor. Teppei Yachida melengkapi pesta gol tim tamu dan membuat posisi Arema semakin terpuruk di papan klasemen sementara.
Arema sempat memperkecil ketertinggalan lewat Raianderson Careca pada menit ke-79. Namun waktu yang tersisa tak cukup bagi tuan rumah untuk bangkit, terlebih laga berjalan panas dengan banjir kartu merah yang mewarnai jalannya pertandingan.
Kartu Merah Warnai Panasnya Duel di Kanjuruhan
Intensitas tinggi sejak menit awal membuat wasit mengeluarkan sejumlah kartu. Keputusan-keputusan kontroversial di lapangan menambah tensi pertandingan, baik di bangku cadangan maupun di tribun penonton.
Bagi Bali United, tambahan tiga poin di kandang lawan menjadi modal berharga untuk menjaga posisi di papan atas. Sementara Arema FC harus segera membenahi konsistensi permainan jika tak ingin tertinggal lebih jauh dalam perburuan zona atas.
Jadwal Berikutnya Jadi Ujian Konsistensi Singo Edan
Arema FC akan menghadapi laga berat berikutnya dengan tekanan hasil yang semakin besar. Kekalahan dari Bali United membuat pelatih Marcos Santos dituntut segera menemukan formula agar tim kembali meraih poin penuh.
Sebaliknya, Bali United berpeluang memanfaatkan momentum kemenangan ini untuk merangkak naik di klasemen. Konsistensi menjadi kunci jika Serdadu Tridatu ingin bersaing di papan atas musim ini.