SULAWESI BARAT — Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) merilis data penjualan mobil baru untuk semester pertama 2026. Performa positif terlihat dari dua sisi: distribusi dari pabrik ke dealer (wholesales) dan penjualan langsung ke konsumen (retail) sama-sama tumbuh.
Distribusi ke Dealer Melonjak 59.857 Unit
Secara kumulatif, wholesales Januari–Juni 2026 tercatat 436.564 unit. Dibandingkan periode yang sama tahun lalu (376.707 unit), ada tambahan 59.857 unit atau setara lonjakan 15,9 persen. Angka ini menjadi indikator awal bahwa pabrikan mulai agresif mengisi stok dealer.
Sementara itu, penjualan retail selama enam bulan pertama tahun ini mencapai 433.848 unit. Capaian ini meningkat 41.070 unit atau 10,5 persen dari 392.778 unit pada Januari–Juni 2025.
Juni 2026 Jadi Bulan Terkuat Semester I
Kinerja bulanan juga menunjukkan tren positif. Pada Juni 2026, wholesales tembus 77.550 unit, naik 12 persen dibandingkan Mei 2026 yang sebesar 69.219 unit. Penjualan retail di bulan yang sama juga naik 3,9 persen, dari 71.687 unit menjadi 74.507 unit.
Jika dibandingkan dengan Juni tahun lalu, pertumbuhannya terasa lebih signifikan. Distribusi ke dealer melonjak dari 58.363 unit (Juni 2025) menjadi 77.550 unit, naik 19.187 unit. Penjualan retail juga meningkat dari 62.292 unit menjadi 74.507 unit pada periode yang sama.
Kenaikan Retail vs Wholesales: Ada Gap Stok Dealer?
Perlu dicermati, selisih antara wholesales dan retail selama semester I 2026 mencapai 2.716 unit. Artinya, ada sekitar 2.700 unit mobil yang sudah dikirim ke dealer tetapi belum terjual ke konsumen. Angka ini wajar untuk stok dealer, namun perlu dipantau jika gap terus melebar di semester II.
Data Gaikindo ini belum dirinci berdasarkan merek atau segmen. Namun secara umum, kenaikan 15,9 persen di wholesales menjadi indikator awal bahwa pasar otomotif Indonesia mulai bergerak naik setelah sempat stagnan di tahun sebelumnya. Pemicunya bisa berasal dari peluncuran model baru, program promosi dealer, atau membaiknya daya beli masyarakat menjelang tahun politik.