Pencarian

Investor Indonesia Mulai Beralih ke Saham AI Lewat Tokenisasi, Bittime Catat Lonjakan 106 Persen di Tengah Pasar Kripto yang Stagnan

Kamis, 09 Juli 2026 • 13:18:01 WIB
Investor Indonesia Mulai Beralih ke Saham AI Lewat Tokenisasi, Bittime Catat Lonjakan 106 Persen di Tengah Pasar Kripto yang Stagnan
Investor Indonesia beralih ke saham AI melalui tokenisasi di tengah pasar kripto yang stagnan.

JAKARTA — Tren ini terjadi di saat pasar kripto global masih bergerak stagnan, dengan harga Bitcoin berada di kisaran US$62.900 pada Rabu (8/7) pagi. Indeks Fear and Greed CoinMarketCap yang masih di level 27 atau fear turut mendorong investor mencari alternatif diversifikasi yang terikat pada tema pertumbuhan global.

96 Persen Dana Baru Terkonsentrasi di Tiga Raksasa AI

Dari total dana baru yang masuk, sekitar 96 persen terkonsentrasi pada tokenized saham NVIDIA, Meta, dan Microsoft. Sementara itu, permintaan untuk tokenized Apple, Google, Tesla, dan Amazon relatif lebih datar. Hampir 50 persen kepemilikan tokenized saham AS di Bittime langsung ditempatkan ke fitur Earn untuk memperoleh imbal hasil hingga 7 persen.

Regulasi OJK Jadi Fondasi Pertumbuhan

Lonjakan ini sejalan dengan komitmen Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam memperkuat inovasi teknologi sektor keuangan. Dalam Simposium Nasional dan Forum Konsultasi Stakeholder IAKD pada 2 Juli 2026 lalu, OJK menegaskan perkembangan AI dan tokenisasi aset membuka peluang besar. OJK juga tengah menyusun Roadmap IAKD 2026–2031 yang mencakup pengembangan tokenisasi aset, stablecoin, hingga keamanan siber.

Direktur Operasional Bittime, Ryan Lymn, mengatakan penguatan regulasi memberikan kepastian bagi pelaku industri.

“Komitmen OJK dalam penguatan IAKD, memberikan kepastian bagi pelaku industri untuk terus berinovasi. Kami melihat langkah ini akan mempercepat adopsi aset digital sekaligus memperluas akses masyarakat Indonesia terhadap peluang investasi global melalui platform yang teregulasi,” ujar Ryan.

Investor Kini Lebih Selektif Berdasarkan Tema Global

Menurut Ryan, minat tinggi terhadap saham bertema AI menunjukkan investor Indonesia mulai berinvestasi berdasarkan prospek pertumbuhan jangka panjang, bukan sekadar spekulasi harga. “Tokenisasi aset membuat akses terhadap peluang investasi global menjadi lebih mudah, efisien, dan inklusif,” tambahnya.

Menanggapi antusiasme tersebut, Bittime kembali menghadirkan kampanye Tokenized US Stocks pada pekan ini dengan SpaceX Token (SPCXX) sebagai insentif utama. Data OJK mencatat jumlah konsumen aset keuangan digital dan aset kripto di Indonesia telah mencapai 22,4 juta orang.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: mandarnews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks