Pencarian

Bunda Pendidikan Sulbar Ajak Generasi Muda di TMII Rawat Budaya sebagai Modal SDM Unggul

Senin, 22 Juni 2026 • 15:33:01 WIB
Bunda Pendidikan Sulbar Ajak Generasi Muda di TMII Rawat Budaya sebagai Modal SDM Unggul
Bunda Pendidikan Sulbar Ny. Hj. Nyanyang Haris Pratamura mengajak generasi muda di TMII untuk merawat budaya sebagai modal SDM unggul.

SULAWESI BARAT — Menurut Nyanyang, pemahaman terhadap seni dan kebudayaan lokal bukan sekadar pelengkap pendidikan formal, melainkan elemen krusial yang membentuk identitas, kreativitas, dan karakter tangguh seorang anak bangsa. Ia menyebutkan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam tradisi dan kesenian daerah dapat menjadi filter bagi generasi muda untuk menghadapi tantangan global.

Mengapa Seni Jadi Prioritas Bunda Pendidikan Sulbar?

Nyanyang menekankan bahwa di era digital yang serba cepat, banyak anak muda mulai terputus dari warisan budayanya sendiri. Padahal, seni tradisional mengajarkan disiplin, kerja sama, dan penghargaan terhadap proses—nilai yang sama pentingnya dengan kecerdasan intelektual.

"Kami ingin anak-anak Sulbar tidak hanya pintar secara akademis, tetapi juga memiliki kepribadian yang kuat. Seni adalah cara paling indah untuk menanamkan nilai-nilai itu," ujar Nyanyang dalam keterangan yang diterima Radar Sulbar.

Panggung TMII Jadi Simbol Kolaborasi Budaya Nasional

Acara di TMII itu tidak hanya menjadi ajang promosi budaya Sulbar, tetapi juga simbol kolaborasi antardaerah. Kehadiran Bunda Pendidikan Sulbar di panggung nasional ini dinilai strategis untuk memperkuat posisi kebudayaan lokal dalam ekosistem pendidikan di daerah.

Dalam kesempatan yang sama, Nyanyang juga mendorong para pemuda untuk aktif di sanggar-sanggar seni dan komunitas budaya. Ia menilai regenerasi seniman dan budayawan adalah kunci agar tradisi Sulbar tidak punah.

Fakta Singkat: Pesan Budaya dari TMII

  • Acara digelar di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta.
  • Narasumber utama adalah Bunda Pendidikan Sulbar, Ny. Hj. Nyanyang Haris Pratamura.
  • Pesan utama: seni dan budaya adalah fondasi pembentukan SDM unggul dan berkarakter.
  • Target audiens: generasi muda Sulawesi Barat.

Langkah selanjutnya, Nyanyang berencana menggandeng Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sulbar untuk mengintegrasikan muatan seni lokal ke dalam kegiatan ekstrakurikuler sekolah. Ia optimistis, dengan pendekatan yang tepat, kebudayaan bisa menjadi "senjata" paling ampuh untuk mencetak pemimpin masa depan yang berintegritas.

Bagikan
Sumber: radarsulbar.fajar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks