MAJENE — Upaya menciptakan lingkungan belajar yang sehat di Kabupaten Majene mendapat sorotan langsung dari Balai Pengawasan Obat dan Makanan (Balai POM) Sulawesi Barat. Tim yang bermarkas di Mamuju itu turun ke lapangan untuk menilai secara langsung pengelolaan kantin di SDN 22 Soreang, Kecamatan Banggae, pada Rabu (9/6/2026).
Penilaian ini bukanlah sekadar inspeksi rutin. Tim Balai POM melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap higienitas tempat pengolahan, kebersihan peralatan memasak, sumber air bersih, hingga kandungan bahan tambahan pangan (BTP) pada jajanan yang dijual. Langkah ini menjadi bagian dari audit ketat terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP) penyediaan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) di wilayah tersebut.
Kantin Sekolah: Pilar Pendukung Konsentrasi Belajar
Kepala SDN 22 Soreang menyambut baik visitasi tersebut dan menegaskan komitmen pihak sekolah dalam melindungi siswa dari makanan tidak sehat. “Kantin sekolah adalah pilar penting pendukung konsentrasi belajar anak. Kami berkomitmen menyajikan makanan yang tidak hanya lezat, tetapi wajib memenuhi unsur aman, bermutu, dan bergizi,” ujarnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
“Kehadiran tim Balai POM Sulbar menjadi kompas bagi kami untuk terus mempertahankan dan meningkatkan standar kesehatan ini,” tambahnya.
Indikator Kantin Sehat Sudah Terpenuhi Sebagian Besar
Berdasarkan pengamatan berkala tim Balai POM, kantin SDN 22 Soreang dinilai telah menerapkan sebagian besar indikator kantin sehat. Beberapa di antaranya adalah pemisahan sampah organik dan anorganik, serta penyajian makanan yang tertutup rapat untuk menghindari kontaminasi silang. Perwakilan tim Balai POM memberikan apresiasi atas keterbukaan dan kesiapan pihak sekolah dalam mengelola kantin.
Edukasi Langsung ke Pengelola Kantin: Kenali Bahan Berbahaya
Selain melakukan penilaian fisik dan pengambilan sampel makanan, tim Balai POM juga memberikan edukasi interaktif kepada para pengelola kantin. Materi yang disampaikan mencakup bahaya penggunaan bahan kimia terlarang seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil Rhodamin B. Para pedagang diajarkan cara membaca label kemasan dengan metode KLIK, yakni singkatan dari Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa.
Target Jadi Role Model Kantin Sehat di Majene
Melalui penilaian ini, SDN 22 Soreang Banggae diharapkan mampu menjadi sekolah percontohan (role model) dalam pengelolaan kantin sehat di tingkat Kabupaten Majene. Langkah ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam mengawal kesehatan generasi muda demi menyongsong Indonesia Emas.