MAMUJU — Rapat koordinasi internal digelar di Ruang Serbaguna Dinas ESDM Sulbar pada Rabu (5/8/2026) dan dihadiri seluruh pejabat administrator, pengawas, pelaksana, serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK). Sekretaris Dinas ESDM Sulbar, Alexander Aruanpasau, turut mendampingi jalannya rapat tersebut.
Sejumlah agenda teknis menjadi fokus pembahasan, mulai dari pemasangan bendera merah putih dan umbul-umbul di lingkungan kantor, hingga pembersihan serta penataan area kerja. Dinas ESDM juga menyiapkan personel untuk bertugas sebagai panitia pelaksana sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing yang telah ditetapkan.
Sinergi Lintas Instansi dan Dukungan Dunia Usaha
Bujaeramy menekankan bahwa peringatan HUT Kemerdekaan RI dan Hari Jadi Sulbar bukan sekadar seremonial tahunan. Momen ini dinilai strategis untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta menumbuhkan kebanggaan terhadap daerah.
“Kami di Dinas ESDM akan berpartisipasi aktif dan mendukung penuh seluruh rangkaian kegiatan yang telah direncanakan oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat,” ujar Bujaeramy dalam rapat tersebut.
Persiapan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi tingkat provinsi yang dipimpin Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, sejak pertengahan Juli 2026. Pemprov Sulbar juga membuka ruang kolaborasi bagi BUMN, BUMD, dunia usaha, dan sektor industri untuk turut berpartisipasi menyukseskan perayaan.
Perayaan Sederhana di Tengah Keterbatasan Fiskal
Meski anggaran terbatas, berbagai kegiatan tetap akan dilaksanakan dengan melibatkan UMKM dan masyarakat. Gubernur Sulbar Suhardi Duka mengarahkan agar perayaan tahun ini berlangsung sederhana dan menyesuaikan dengan kondisi fiskal daerah.
Langkah ini selaras dengan semangat Panca Daya, lima misi strategis Gubernur Suhardi Duka. Dalam menghadapi keterbatasan anggaran, gubernur menegaskan komitmennya untuk tetap mempertahankan target Panca Daya, termasuk upaya penurunan angka kemiskinan.
Dengan mengusung kesederhanaan, pemerintah daerah berharap fokus terhadap program-program prioritas tetap terjaga di tengah keterbatasan anggaran, sekaligus memastikan perayaan hari bersejarah bagi bangsa dan provinsi tetap berlangsung khidmat.