Pencarian

PAL Indonesia Tunjuk Lagi Kaharuddin Djenod sebagai Dirut, Targetkan Transformasi Tuntas

Senin, 01 Juni 2026 • 14:20:33 WIB
PAL Indonesia Tunjuk Lagi Kaharuddin Djenod sebagai Dirut, Targetkan Transformasi Tuntas
Kaharuddin Djenod kembali menjabat Direktur Utama PT PAL Indonesia dalam RUPST di Jakarta.

SULAWESI BARAT — PT PAL Indonesia kembali mengukuhkan kepemimpinan Kaharuddin Djenod Daeng Manyambeang sebagai nahkoda utama. Keputusan ini diambil dalam RUPST yang digelar di Jakarta, mempertahankan kontinuitas kepengurusan di tengah proses transformasi perusahaan yang disebut telah memasuki tahap akhir.

Selain posisi direktur utama, RUPST juga menetapkan sejumlah perubahan di jajaran direksi dan dewan komisaris. Pramusti Indrascaryo dipercaya mengisi kursi Direktur Keuangan dan SDM, Wiyono Komodjojo sebagai Direktur Pemasaran, Diana Rosa sebagai Direktur Produksi, serta Briljan Gazalba sebagai Direktur Teknologi dan Manajemen Risiko.

Komposisi Baru Dewan Komisaris

Di kubu pengawas, Muhammad Ali ditunjuk sebagai Komisaris Utama, didampingi Achmad Taufiqoerrochman sebagai Wakil Komisaris Utama. Tiga komisaris lainnya adalah M. Firdausi, Hendradi Gunarso, dan Tri Harsono yang menjabat sebagai Komisaris Independen.

"Masa jabatan anggota-anggota Direksi dan Dewan Komisaris yang diangkat sebagaimana yang dimaksud, paling lama sampai dengan penutupan RUPS Tahunan kelima sejak ditetapkannya keputusan ini," ujar Direktur Utama PT LEN Industri, Prof. Joga Dharma Setiawan, Ph.D., saat membacakan surat keputusan.

Kinerja Positif dan Target Transformasi

Keputusan ini diumumkan berbarengan dengan laporan kinerja keuangan yang positif. Sekretaris Perusahaan PT PAL Indonesia, Rayssa Audryn Firdauzy, mengungkapkan pendapatan usaha dan laba bersih konsolidasian perusahaan mengalami peningkatan pada tahun buku 2025.

"Pencapaian ini hasil dari upaya efisiensi berkelanjutan melalui digitalisasi proses operasional," kata Rayssa.

Dengan fondasi keuangan yang lebih solid, jajaran direksi baru diharapkan bisa mengakselerasi program transformasi yang sudah berjalan. "Keberlanjutan kepemimpinan diharapkan dapat menjadi penggerak untuk mempercepat pencapaian tujuan transformasi perusahaan, sekaligus memperkuat posisi PT PAL sebagai industri maritim dan pertahanan nasional yang modern, tangguh, dan berdaya saing global," jelas Rayssa.

Langkah ini menjadi sinyal bagi industri pertahanan dalam negeri bahwa PAL Indonesia berupaya keluar dari zona bisnis tradisional menuju tata kelola perusahaan yang lebih efisien dan kompetitif di kancah global.

Bagikan
Sumber: koranbumn.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks