MAMUJU — Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat Junda Maulana menekankan bahwa pembaruan data oleh setiap OPD menjadi kunci percepatan pelayanan publik yang transparan. Arahan itu muncul setelah Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (KominfoSS) Sulbar memaparkan progres integrasi kanal situs web dan media sosial pemerintah provinsi.
Rapat berlangsung di ruang Sekda Provinsi Sulbar, Selasa, 27 Oktober 2026. Dalam forum itu, KominfoSS menyajikan capaian Panca Daya, indikator data makro daerah, serta evaluasi pemerintah digital yang masih dalam proses penilaian pusat.
Apa Saja Fitur Baru di Situs Pemprov Sulbar
Situs web resmi Pemprov Sulbar kini dilengkapi sejumlah fitur anyar. Masyarakat bisa mengakses data sektoral dan indikator makro yang dapat dipantau langsung.
KominfoSS juga memperkenalkan dasbor Monitoring Isu Publik untuk memetakan dinamika komunikasi masyarakat. Dasbor itu disebut memudahkan pimpinan memantau pergerakan kinerja sekaligus membuka akses bagi publik.
"Dasbor ini juga dirancang untuk memudahkan pimpinan memantau pergerakan kinerja, sekaligus memberikan akses terbuka bagi publik," ujar Ridwan.
Mengapa Input Data dari OPD Menentukan Akurasi Publikasi
Keberlanjutan sistem integrasi bergantung pada pasokan data dari tiap perangkat daerah. KominfoSS mengharapkan dukungan penuh seluruh OPD dalam menginput data dan bukti dukung yang diperlukan.
Tanpa pasokan itu, publikasi capaian pembangunan daerah berisiko tersaji tidak akurat atau tersendat persoalan teknis. Kolaborasi lintas OPD menjadi syarat agar informasi sampai ke warga tanpa hambatan.
Respons Junda Maulana soal Kemudahan Akses Data
Junda menilai terobosan integrasi digital tersebut semakin akuntabel. Ia menyoroti kesiapan sumber daya manusia di lingkungan Pemprov Sulbar agar mampu mengimbangi perkembangan sistem.
"Kita tidak pusing lagi cari data, bisa langsung masuk ke website Pemprov," ujar Junda Maulana.
Ia berharap seluruh OPD lebih responsif memenuhi kebutuhan data daerah. Kemudahan akses informasi dinilai sebagai kunci utama peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Integrasi kanal digital ini dirancang mendukung misi kelima Panca Daya Gubernur Sulbar Suhardi Duka, yakni penguatan tata kelola pemerintahan yang baik, akuntabel, serta peningkatan kualitas pelayanan.