Pencarian

Mahasiswa ITPLN Raih Honorable Mention WINTEX 2026 lewat H-CORE

Rabu, 14 Oktober 2026 • 11:06:31 WIB
Mahasiswa ITPLN Raih Honorable Mention WINTEX 2026 lewat H-CORE
Mahasiswa ITPLN Jasmine Aleyda Rismawan dan Glory Victoria Kirojian meraih Honorable Mention di WINTEX 2026 melalui inovasi H-CORE.

SULAWESI BARAT — Dua mahasiswa Institut Teknologi PLN, Jasmine Aleyda Rismawan dan Glory Victoria Kirojian, meraih penghargaan Honorable Mention di World Invention and Technology Expo 2026 melalui inovasi H-CORE. Konsep ini menawarkan konversi kendaraan bensin menjadi berbasis hidrogen tanpa mengganti mesin secara keseluruhan. Pendekatan retrofit itu dinilai dewan juri sebagai alternatif murah untuk menekan polusi kendaraan bermotor.

Paragraf pembuka: Penghargaan tersebut menjadi capaian internasional pertama bagi tim mahasiswa ITPLN. Jasmine menjelaskan gagasan H-CORE berangkat dari kebutuhan menghadirkan solusi energi yang lebih ramah lingkungan sekaligus mempertimbangkan keterjangkauan bagi masyarakat. Menurutnya, kendaraan bensin yang sudah dimiliki warga berpotensi dimanfaatkan kembali dengan hidrogen sebagai sumber energi pengganti.

Memanfaatkan Mesin Lama, Bukan Beli Baru

Keunggulan H-CORE terletak pada pendekatan teknologinya. Sistem ini dirancang memanfaatkan pembakaran hidrogen secara langsung di mesin pembakaran internal, tanpa menggunakan fuel cell maupun baterai sebagai komponen utama penggerak.

Dengan cara itu, pengembangan teknologi konversi tidak perlu membangun sistem kendaraan baru dari awal. "Dengan H-CORE System, kami memanfaatkan kembali kendaraan bensin yang sudah ada untuk dikonversi menggunakan hidrogen sebagai sumber daya pengganti bensin konvensional yang lebih terjangkau," ujar Jasmine.

Meski begitu, ia menegaskan penerapannya masih membutuhkan pengembangan dan pengujian teknis lebih lanjut. Aspek efisiensi, keselamatan, serta kinerja emisi menjadi tiga hal yang harus dipastikan sebelum konsep ini bisa diterapkan di jalan.

Baru Sebatas Simulasi dan Maket

Pengujian H-CORE sejauh ini masih dilakukan melalui simulasi menggunakan MATLAB. Tim juga membuat maket tiga dimensi berskala 1:64 sebagai gambaran awal perwujudan konsep bengkel konversi.

Dewan juri WINTEX 2026 memberi masukan agar tim melanjutkan pengembangan melalui pembuatan mesin secara nyata. Masukan itu menjadi pekerjaan berikutnya untuk membawa H-CORE dari tahap simulasi dan pemodelan menuju pengujian prototipe.

Klaim emisi nol mutlak pun masih perlu dibuktikan lewat pengujian fisik dan pengukuran emisi menyeluruh. Pembakaran hidrogen pada mesin pembakaran internal tetap memerlukan evaluasi terhadap emisi yang dihasilkan selama proses pembakaran.

Dukungan Kampus dan Rencana Bengkel Konversi

Glory Victoria Kirojian menyebut dukungan ITPLN berperan penting dalam proses pengembangan inovasi. Dukungan itu mencakup pendampingan dosen sejak tahap awal riset hingga bantuan pendanaan penelitian.

"Penghargaan ini sangat berharga karena merupakan kompetisi internasional pertama kami. Bagi ITPLN sebagai institut yang memiliki fokus pada energi terbarukan, capaian ini tentunya juga berharga," kata Glory.

Ke depan, tim menargetkan pembentukan H-CORE Workshop yang diharapkan berkembang menjadi bengkel konversi kendaraan berbasis hidrogen. Fasilitas itu direncanakan menjadi langkah lanjutan untuk mendekatkan inovasi kepada masyarakat sekitar.

Realisasinya tetap memerlukan pembangunan bengkel konversi serta penyediaan fasilitas pengisian ulang hidrogen atau refueling station. Tanpa infrastruktur itu, konsep konversi kendaraan berbasis hidrogen sulit menjangkau pengguna luas.

Penutup: Capaian Jasmine dan Glory menjadi salah satu upaya mahasiswa ITPLN mendorong inovasi energi bersih, sejalan dengan Sustainable Development Goals ke-7 tentang Energi Bersih dan Terjangkau. Tantangan berikutnya adalah membuktikan kelayakan H-CORE melalui prototipe, pengujian teknis, dan evaluasi keselamatan agar konsep itu bisa diterapkan secara nyata.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: dunia-energi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks