Pencarian

Penjualan Mobil Ritel Naik 13,9% hingga Agustus 2026, Premi Asuransi Kendaraan Baru Tumbuh 4,9%

Jumat, 11 September 2026 • 18:33:01 WIB
Penjualan Mobil Ritel Naik 13,9% hingga Agustus 2026, Premi Asuransi Kendaraan Baru Tumbuh 4,9%
Penjualan mobil ritel naik 13,9% hingga Agustus 2026.

SULAWESI BARAT — Pengamat asuransi Irvan Rahardjo menilai ada peluang yang belum tergarap optimal dari lonjakan penjualan mobil tersebut. Sebab, mayoritas pembelian mobil baru di Indonesia masih lewat skema kredit atau leasing, dan asuransi kendaraan bersifat wajib selama masa tenor.

"Di mana kepemilikan asuransi kendaraan bersifat wajib selama masa tenor guna memitigasi risiko kredit," ujar Irvan kepada Kontan, Jumat (11/9/2026).

Mengapa Premi Tidak Naik Setinggi Penjualan Mobil

Selisih antara pertumbuhan penjualan mobil dan premi asuransi menunjukkan ada tantangan struktural di lini kendaraan. Salah satunya perubahan komposisi pasar otomotif yang makin banyak ditopang kendaraan listrik berbasis baterai (BEV).

Industri asuransi masih menghadapi keterbatasan data historis klaim kendaraan listrik. Biaya perbaikan, komponen, dan baterai BEV relatif tinggi, sehingga menyulitkan proses underwriting.

Tekanan daya beli dan suku bunga juga berpotensi menahan pembelian kendaraan dalam jangka panjang. Persaingan tarif premi antarperusahaan asuransi bisa menekan margin, terutama ketika biaya perbaikan terus naik.

Faktor lain yang perlu dicermati: perubahan atau berakhirnya insentif pemerintah untuk sektor otomotif. Kebijakan ini bisa langsung memengaruhi volume penjualan mobil baru, yang ujungnya berdampak ke premi asuransi kendaraan.

Segmen Hybrid dan BEV Jadi Kunci Pertumbuhan Premi

Irvan menilai pelaku industri perlu mengoptimalkan segmen kendaraan listrik dan hybrid. Termasuk membidik pilihan kendaraan elektrifikasi dengan harga lebih terjangkau, yang pasarnya sedang tumbuh di Indonesia.

Penguatan pembiayaan kendaraan disebut jadi syarat lain untuk menjaga daya beli masyarakat. Dealer dan perusahaan pembiayaan bisa bekerja sama menghadirkan skema kredit lebih fleksibel — suku bunga lebih rendah, tenor lebih panjang, atau uang muka lebih ringan.

Perluasan layanan purna jual dan ketersediaan suku cadang juga penting untuk menjaga kepercayaan konsumen. Khusus kendaraan listrik, garansi baterai yang lebih komprehensif bisa mengurangi kekhawatiran calon pemilik.

Penguatan Underwriting Jadi Penentu Kualitas Portofolio

Dengan penjualan mobil yang masih tumbuh, peluang industri asuransi kendaraan tetap terbuka. Namun pertumbuhan premi perlu diikuti penguatan underwriting dan pengelolaan risiko.

Tujuannya agar kenaikan pendapatan premi sejalan dengan kualitas portofolio dan kemampuan industri mengelola klaim. Tanpa itu, lonjakan penjualan mobil hanya jadi angka di atas kertas bagi lini asuransi kendaraan.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: keuangan.kontan.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks