MAMASA — Kesadaran hukum dan keselamatan berkendara di kalangan pelajar menjadi perhatian serius Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Mamasa. Melalui Unit Kamsel, kepolisian menggelar sosialisasi langsung yang menyasar para pelajar yang tengah beraktivitas di sekitar jalan raya.
Dalam kesempatan itu, personel tidak hanya memberikan materi di dalam ruangan. Mereka juga turun ke lapangan membantu menyeberangkan pelajar, sekaligus memberikan contoh praktik aman berlalu lintas secara langsung.
Materi yang Disampaikan ke Pelajar
Briptu Yoga Avicenna Sutomo dan Bripda Steven Puang Langi menyampaikan sejumlah poin penting dalam sesi penyuluhan. Materi yang diangkat mencakup hak dan kewajiban pengguna jalan, hingga sanksi yang menanti para pelanggar aturan.
Fokus utama imbauan diarahkan pada pentingnya ketaatan terhadap rambu-rambu lalu lintas. Langkah ini dinilai krusial untuk meminimalisir faktor human error yang kerap menjadi pemicu kecelakaan.
Kepatuhan Bukan Soal Tilang, tapi Nyawa
Briptu Yoga menegaskan bahwa tujuan sosialisasi ini bukan sekadar menakut-nakuti dengan ancaman denda. Ia menyebut kepatuhan berlalu lintas adalah bentuk perlindungan terhadap keselamatan jiwa.
“Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari tilang, tetapi yang lebih utama adalah untuk menyelamatkan nyawa diri sendiri dan orang lain. Dengan mengurangi tingkat pelanggaran, kita secara otomatis dapat menekan angka kecelakaan di Kabupaten Mamasa,” ujarnya.
Warga Diharapkan Jadi Agen Perubahan
Respons positif datang dari masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka didorong untuk menyebarkan pemahaman tentang tertib berlalu lintas kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Hingga kegiatan usai, situasi di lokasi terpantau aman, lancar, dan kondusif. Satlantas Polres Mamasa berkomitmen melanjutkan program edukasi dan preventif ini sebagai langkah strategis mewujudkan zero accident di wilayah Kabupaten Mamasa.