MAMUJU — SD Inpres Karema memastikan diri sebagai kontingen terbaik dalam Gelar Lomba tingkat Penggalang yang digelar Kwartir Ranting (Kwarran) Simboro. Sekolah ini sukses merebut empat kategori perlombaan sekaligus, mengungguli sejumlah sekolah dasar lain di wilayah Kecamatan Simboro, Mamuju, Sulawesi Barat.
Perhelatan yang berlangsung selama tiga hari itu dipusatkan di Bumi Perkemahan Lapangan Bola Malauwa. Para peserta dari berbagai sekolah bertanding dalam sejumlah cabang lomba kepramukaan dengan mengedepankan semangat kebersamaan dan sportivitas.
Empat Gelar yang Diraih SD Inpres Karema
Kesuksesan SD Inpres Karema tidak lepas dari penampilan konsisten para siswa di setiap kategori. Berikut rincian gelar yang berhasil diamankan:
- Juara 1 Pionering
- Juara 1 LKBB (Latihan Keterampilan Baris-Berbaris)
- Juara 2 Lomba Menyanyi Solo
- Juara 3 Lomba Baca Puisi
Pionering dan LKBB menjadi penyumbang poin terbesar bagi kemenangan tim. Kedua kategori tersebut kerap menjadi penentu dalam perolehan juara umum di ajang serupa.
Kekompakan dan Disiplin Jadi Kunci Utama
Keberhasilan ini disebut bukan hasil yang instan. Dyfa, salah satu perwakilan SD Inpres Karema, menegaskan bahwa gelar juara umum merupakan buah dari latihan panjang yang dijalani para siswa.
"Keberhasilan ini tidak terlepas dari kekompakan dan disiplin dalam latihan yang selama ini kami lakukan," ujarnya usai kegiatan, Minggu (30/8/26).
Hal senada diungkapkan oleh Amman, pelatih SD Inpres Karema. Ia menilai semangat dan kesungguhan siswa selama masa persiapan menjadi faktor penentu di lapangan.
"Keberhasilan yang diraih ini tidak lepas dari kerja keras para peserta didik yang kami bina," katanya.
Apresiasi dari Kepala Sekolah untuk Para Pelatih
Kepala SD Inpres Karema, Wahidah Djabbar, memberikan apresiasi tinggi kepada para pelatih yang telah mendampingi siswa selama proses pembinaan. Ia juga menyoroti perjuangan para peserta didik yang tampil maksimal di tengah persaingan ketat.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada para pelatih yang telah mendidik dan membimbing anak-anak, sehingga mereka mampu tampil maksimal dalam kegiatan ini," ungkapnya.
Wahidah berharap pencapaian ini menjadi pemicu semangat bagi siswa untuk terus mengembangkan kemampuan, baik di bidang kepramukaan maupun akademik. Ia menilai nilai-nilai kedisiplinan yang terbentuk selama latihan akan berdampak positif pada karakter siswa ke depan.