MAMUJU — Persoalan lahan pemakaman Islam yang kian menipis menjadi keluhan utama warga Korongana saat Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersilaturahmi dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Masjid Bustanul Jannah, Kamis (27/8/2026). Kehadiran orang nomor satu di Sulbar itu langsung dimanfaatkan warga untuk menyampaikan persoalan yang dinilai krusial tersebut.
Lahan Pemakaman Warga Korongana Sudah Habis
Ketua Panitia Maulid, Sabannar, menyampaikan langsung aspirasi tersebut di hadapan gubernur. Ia mengungkapkan bahwa warga Korongana saat ini tidak lagi memiliki lahan pekuburan Islam, sehingga membutuhkan perhatian pemerintah daerah.
“Selamat datang Bapak Gubernur di Masjid Bustanul Jannah. Alhamdulillah Bapak sudah hadir. Perlu kami sampaikan, warga Korongana saat ini sudah tidak memiliki lagi (lahan) pekuburan Islam. Semoga Bapak bisa membantu pengadaannya,” ujar Sabannar.
Menanggapi hal itu, Suhardi Duka memastikan pemerintah akan turun tangan. Ia menyebut akan berkolaborasi dengan warga untuk mencari solusi terbaik terkait ketersediaan lahan pemakaman tersebut.
“Insya Allah, kita usahakan bersama-sama untuk mencari tanah untuk dijadikan pekuburan Islam,” tegasnya.
Jalan Korongana Kini Mulus, Gubernur Bersyukur
Dalam kesempatan itu, Suhardi Duka juga menyoroti kemajuan infrastruktur di Korongana. Ia membandingkan kondisi akses jalan pada masa lalu yang rusak parah dengan kondisi saat ini yang dinilai sudah memadai.
“Korongana dulu jalannya masih rusak, namun alhamdulillah hari ini akses jalan sudah bagus,” sebutnya.
Lebih lanjut, Suhardi Duka mengungkapkan rasa syukurnya atas amanah yang diberikan masyarakat Sulawesi Barat kepadanya. Ia mencatat sejarah sebagai gubernur pertama yang berasal dari Mamuju.
“Semua ini atas kehendak Allah SWT sehingga saya bisa menjadi gubernur. Dan ini juga merupakan gubernur pertama dari Mamuju,” tambahnya.
Bantuan Rp 10 Juta untuk Masjid Bustanul Jannah
Sebagai bentuk dukungan terhadap kemakmuran tempat ibadah, kunjungan kerja tersebut ditutup dengan pemberian bantuan dana pribadi dari Suhardi Duka. Bantuan itu diserahkan langsung untuk pengelolaan Masjid Bustanul Jannah.
“Untuk itu, saya sumbang masjid Bustanul Jannah Korongana ini sebesar Rp10 juta,” pungkas Suhardi Duka.