Pencarian

Sekda Sulbar Junda Maulana Perkuat Inovasi GARATTA TBC di Mamuju, Target Percepatan Eliminasi Tuberkulosis

Kamis, 30 Juli 2026 • 19:41:02 WIB
Sekda Sulbar Junda Maulana Perkuat Inovasi GARATTA TBC di Mamuju, Target Percepatan Eliminasi Tuberkulosis
Sekretaris Daerah Sulawesi Barat Junda Maulana memberikan arahan dalam penguatan inovasi GARATTA TBC di Mamuju.

MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus mendorong inovasi sektor kesehatan yang mampu menjawab persoalan di lapangan. Kali ini, Sekretaris Daerah Sulbar, Junda Maulana, memberikan dukungan penuh terhadap program GARATTA TBC yang dinilai sebagai solusi nyata dalam percepatan penanganan Tuberkulosis.

Kolaborasi Lintas Sektor Jadi Kunci Utama

Dalam arahannya, Junda Maulana menekankan bahwa inovasi seperti GARATTA TBC harus mampu mengintegrasikan peran seluruh pemangku kepentingan. Mulai dari tenaga kesehatan, pemerintah desa, kader, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh masyarakat.

"Program seperti GARATTA TBC harus terus diperkuat karena menghadirkan solusi nyata dalam percepatan penanganan Tuberkulosis. Kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat Sulawesi Barat," ujar Junda Maulana.

Mengapa GARATTA TBC Berbeda?

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menjelaskan bahwa program ini lahir dari kebutuhan akan transformasi pelayanan kesehatan. Alih-alih pendekatan konvensional, GARATTA TBC menempatkan masyarakat sebagai mitra utama dalam upaya eliminasi.

Pendekatan kolaboratif ini diyakini mampu mempercepat penemuan kasus baru, meningkatkan investigasi kontak, serta memperluas pemberian Terapi Pencegahan Tuberkulosis (TPT) bagi kelompok berisiko. "GARATTA TBC bukan hanya sebuah inovasi, tetapi menjadi gerakan bersama untuk mempercepat eliminasi Tuberkulosis di Sulawesi Barat," ungkap dr. Nursyamsi.

Selaras dengan Visi Gubernur Suhardi Duka

Implementasi program ini sejalan dengan Panca Daya ke-3 Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka. Fokusnya adalah membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter melalui penguatan layanan kesehatan yang inovatif.

Pelaksanaan seminar dan pameran proyek perubahan ini menjadi momentum untuk memperkenalkan praktik-praktik inovatif yang dapat direplikasi. Harapannya, tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik di bidang kesehatan semakin meningkat. (**)

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: terassulbar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks