MAMUJU — Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat memastikan Sekolah Rakyat Mamuju siap beroperasi. Sekda Junda Maulana mengecek langsung kesiapan fasilitas sekolah yang akan menjadi tempat tinggal dan belajar bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu tersebut.
270 Kursi Tersedia, dari SD hingga SMA
Dari hasil peninjauan, sembilan ruang kelas telah siap digunakan. Masing-masing kelas mampu menampung sekitar 30 siswa. Total kapasitas awal mencapai 270 peserta didik yang terdiri dari 90 siswa SD, 90 siswa SMP, dan 90 siswa SMA.
Dua unit asrama juga telah disiapkan untuk menampung seluruh siswa pada tahap awal. Ketersediaan air bersih dan fasilitas pendukung lainnya disebut sudah terpenuhi, meski dapur masih bersifat sementara.
Progres Pembangunan Capai 80 Persen
Project Manager Sekolah Rakyat Mamuju, Febriyan Sihombing, mengungkapkan bahwa progres pembangunan secara keseluruhan sudah mencapai sekitar 80 persen. “Gedung sekolah yang dapat menampung 270 siswa beserta dua unit asrama juga telah kami siapkan,” ujarnya.
Namun, pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) masih menunggu instruksi resmi dari Kementerian Sosial.
Sekda Minta Area Konstruksi Dipisah Demi Keamanan Siswa
Junda Maulana menyadari masih ada pekerjaan pembangunan yang belum rampung. Ia meminta agar area yang masih dalam proses konstruksi dipisahkan secara aman dari zona yang akan digunakan siswa.
“Saya minta seluruh area yang masih dalam progres pembangunan diblok atau diberi sekat agar aktivitas pembangunan tidak mengganggu keamanan dan kenyamanan anak-anak selama belajar maupun tinggal di lingkungan sekolah,” tegasnya.
Penetapan Guru dan Tenaga Dapur Masih Tunggu Pusat
Meski dari sisi bangunan dinyatakan siap, Junda Maulana mengakui masih ada sejumlah aspek yang menjadi kewenangan Kementerian Sosial dan belum sepenuhnya rampung. Di antaranya adalah penetapan peserta didik tambahan yang masih dalam proses verifikasi, penugasan guru, kepala sekolah, petugas keamanan, hingga tenaga dapur.
“Kalau dari aspek bangunan, ruang belajar, dan kapasitas untuk 270 orang sudah siap. Namun yang akan menempati masih menunggu penetapan dari kementerian. Mudah-mudahan dalam satu sampai dua hari ke depan semuanya sudah jelas sehingga kita benar-benar siap,” jelas Junda Maulana.
Sesuai Arahan Pusat, Siswa Mulai Masuk Asrama 31 Juli
Sekda menegaskan bahwa jadwal masuk asrama pada 31 Juli 2026 merupakan arahan langsung dari Kementerian Sosial. “Karena itu kami berkepentingan memastikan apakah tempat yang akan ditempati sudah benar-benar layak,” katanya.
Pemprov Sulbar berkomitmen mengawal kesiapan Sekolah Rakyat Mamuju hingga seluruh peserta didik memperoleh lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan layak saat memulai kegiatan pendidikan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.