SULAWESI BARAT — VinFast resmi mengumumkan jadwal perakitan lokal motor listriknya di Indonesia. Fasilitas yang berlokasi di Kabupaten Subang itu ditargetkan mulai beroperasi pada 2027 dengan skema completely knocked down (CKD). Kepastian ini disampaikan langsung oleh CEO VinFast Indonesia E-Motocycle Yordan Satriadi usai peluncuran tiga model terbaru di Jakarta Barat, Sabtu (18/7/2026).
“Untuk sementara, tahun ini kita masih semuanya CBU tapi nanti kita akan CKD-nya itu di Subang. Rencananya itu tahun depan, tahun 2027,” ujar Yordan.
Tiga Model Baru dengan Skema Langganan Baterai
VinFast memperkenalkan tiga motor listrik sekaligus untuk pasar Tanah Air. Masing-masing adalah VinFast Evo, Feliz II, dan Viper. Ketiganya hadir dengan skema berlangganan baterai—model bisnis yang memisahkan kepemilikan motor dari biaya baterai bulanan—untuk menekan harga jual awal.
- VinFast Evo: harga OTR Jakarta Rp17,5 juta
- VinFast Feliz II: dibanderol Rp18,5 juta
- VinFast Viper: dilego Rp22 juta
Skema langganan baterai ini dirancang untuk membuat biaya kepemilikan lebih fleksibel. Konsumen tak perlu membayar penuh harga baterai di muka, cukup biaya langganan bulanan selama pemakaian.
Pasar Motor Besar dan Peluang Armada
Keputusan VinFast membangun pabrik perakitan di Subang tak lepas dari besarnya pasar motor Indonesia. Yordan menyebut penjualan motor nasional menembus lebih dari enam juta unit per tahun, menjadikannya salah satu pasar terbesar dunia.
“Di Indonesia ini pasarnya besar, per tahun itu lebih dari enam juta. Ini sesuatu yang sangat menarik buat bisnis roda dua di Indonesia,” katanya.
VinFast juga membuka kerja sama untuk kebutuhan armada—baik perusahaan maupun layanan transportasi daring (ride hailing). Perusahaan menyatakan siap menjalin kemitraan dengan berbagai pihak untuk memperluas adopsi motor listrik.
“Kita terbuka buat semua. Jadi semuanya itu kita bisa serap, kita terbuka siapapun yang mau memiliki kendaraan kita buat armada perusahaan, buat ride hailing, kita bisa bekerja sama,” ujar Yordan.
Infrastruktur Baterai: 2.000 Titik Penukaran di Jawa
Untuk mendukung ekosistem, VinFast menggandeng V-Green dalam membangun stasiun penukaran baterai (battery swap station). Hingga saat ini, lebih dari 2.000 titik telah beroperasi di Jabodetabek dan kota-kota besar di Pulau Jawa.
Jaringan ini diharapkan mengatasi kekhawatiran konsumen soal waktu pengisian daya. Dengan sistem tukar baterai, pengguna tak perlu menunggu lama—cukup menukar baterai kosong dengan yang terisi penuh di stasiun terdekat.
Rencana produksi lokal di Subang juga dinilai bakal memperkuat industri kendaraan listrik nasional. Selain memperbanyak pilihan produk, langkah ini berpotensi meningkatkan daya saing sektor otomotif listrik dalam negeri ke depannya.