SULAWESI BARAT — Berbeda dengan saudaranya, Denza Z9 GT yang sudah dijual di Eropa dan China, Z9S mengusung desain fastback coupe yang lebih sporty. Hadir dalam warna ungu Dawn Purple baru, bagian depannya menyematkan lampu utama dual star-shaped khas BYD dengan grille tertutup.
Dimensi Lebih Kompak, Bodi Tetap Mewah
Secara dimensi, Denza Z9S sedikit lebih kecil dari Z9 GT. Panjangnya 5.090 mm, lebar 1.980 mm, dan tinggi 1.490 mm dengan wheelbase 3.025 mm. Sebagai perbandingan, Z9 GT memiliki panjang 5.180 mm dan lebar 1.990 mm.
Meski lebih ringkas, Denza tetap menyematkan teknologi canggih di dalam kabin. Fitur unggulannya adalah Intelligent Cockpit generasi terbaru bertenaga AI. Menurut klaim pabrikan, sistem ini "tidak hanya mendengar, tetapi juga memahami Anda."
Tiga Varian Tenaga: Dari 429 HP Hingga Hampir 1.200 HP
Denza Z9S hadir dalam beberapa pilihan powertrain yang terdaftar di regulasi kendaraan energi baru China. Varian standar mengandalkan satu motor listrik permanen-magnet sinkron di belakang dengan tenaga 429 hp (320 kW). Ada pula varian single-motor lain dengan output lebih tinggi, mencapai 496 hp (370 kW).
Kedua varian tersebut menggunakan paket baterai 102,326 kWh yang memberikan jarak tempuh CLTC hingga 920 km. Angka ini setara dengan 571 mil sesuai standar pengujian China.
Varian Tri-Motor: Performa Mendekati Supercar
Yang paling menarik adalah varian tri-motor yang terdaftar di portal otomotif China, AutoHome. Konfigurasi tiga motor listrik ini dikabarkan menghasilkan tenaga kombinasi hampir 1.200 hp (890 kW). Meski belum diumumkan resmi, varian ini jelas menyasar segmen performa tinggi.
Peluncuran Z9S ini terjadi hanya sepekan setelah BYD memperkenalkan supercar listrik Denza Z di Goodwood Festival of Speed. Denza Z yang disebut-sebut sebagai supercar listrik pertama BYD itu memiliki tenaga 1.582 hp dan torsi 914 lb-ft, mampu berakselerasi 0-100 km/jam dalam 1,96 detik.
Harga dan Ketersediaan
Denza mengklaim permintaan global untuk Denza Z sangat tinggi, dengan pre-order melebihi 1.000 unit dalam hitungan hari. Di Inggris, supercar itu dibanderol mulai £142.900 (sekitar Rp2,7 miliar), sementara di China harganya setengahnya, mulai dari 680.000 RMB (sekitar Rp1,5 miliar).
Untuk Denza Z9S, BYD belum mengumumkan harga resmi. Namun, melihat posisinya sebagai sedan mewah dengan jarak tempuh ekstrem, model ini diprediksi akan menjadi pesaing berat bagi Tesla Model S dan Nio ET7 di pasar global. Belum ada informasi mengenai kemungkinan masuk ke Indonesia.