Pencarian

Upacara Adat di Majene, Raja Mamuju Berharap Generasi Muda Tak Lupakan Identitas Budaya Sendiri

Senin, 22 Juni 2026 • 15:27:01 WIB
Upacara Adat di Majene, Raja Mamuju Berharap Generasi Muda Tak Lupakan Identitas Budaya Sendiri
Raja Mamuju mengajak generasi muda untuk melestarikan identitas budaya dalam upacara adat di Majene.

SULAWESI BARAT — Menurut Andi Adnan David, tradisi dan adat istiadat bukan sekadar warisan masa lalu, melainkan fondasi karakter bangsa. Ia menekankan pentingnya peran generasi muda untuk terus melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah gempuran pengaruh global.

Pesan Raja Mamuju untuk Generasi Muda

Dalam kesempatan tersebut, Raja Mamuju mengajak masyarakat, khususnya para pemuda, untuk tidak malu mengenakan pakaian adat dan aktif dalam setiap kegiatan kebudayaan. Ia menilai, pemahaman terhadap identitas budaya sendiri justru akan memperkuat jati diri di tengah pergaulan yang semakin luas.

"Jangan sampai kita kehilangan akar budaya hanya karena kita terlalu sibuk mengikuti tren dari luar. Identitas budaya adalah kekayaan yang tidak ternilai," ujar Andi Adnan David dalam sambutannya.

Upacara Adat sebagai Perekat Sosial

Upacara adat di Majene itu sendiri dihadiri oleh sejumlah tokoh adat, pemuka masyarakat, serta warga dari berbagai kalangan. Kegiatan semacam ini dinilai tidak hanya sebagai ritual seremonial, tetapi juga menjadi ajang mempererat silaturahmi dan menjaga solidaritas antarwarga.

Pelaksanaan upacara adat secara rutin diharapkan bisa menjadi medium transfer pengetahuan tentang nilai-nilai leluhur kepada generasi penerus. Para tetua adat pun turut serta memberikan arahan dan petuah kepada peserta yang hadir.

Identitas Budaya di Tengah Modernisasi

Tantangan pelestarian budaya di era digital memang semakin kompleks. Namun, kehadiran langsung para pemimpin adat seperti Raja Mamuju dalam acara semacam ini menjadi sinyal kuat bahwa nilai tradisi tetap relevan. Andi Adnan David berharap, pemerintah daerah juga terus mendukung kegiatan kebudayaan agar tidak tergerus zaman.

Ia menambahkan, kolaborasi antara tokoh adat, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci utama agar identitas budaya Sulawesi Barat tetap kokoh. "Budaya kita adalah cerminan siapa kita sebagai orang Mandar, Mamuju, dan seluruh Sulbar," pungkasnya.

Bagikan
Sumber: radarsulbar.fajar.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks