Dalam sambutannya, Suhardi Duka menekankan pentingnya rasa syukur karena masih diberi kesempatan bertemu tahun baru Hijriah. Ia mengingatkan bahwa waktu yang telah berlalu tak akan pernah kembali.
"Yang paling jauh itu adalah waktu yang sudah berlalu, karena tidak akan kembali dan kita tidak akan bertemu lagi dengan hari ini," ujar Suhardi Duka di Mamuju, Kamis malam.
Ajakan Introspeksi dan Taubat
Gubernur yang akrab disapa SDK itu mengajak hadirin melakukan muhasabah atas perjalanan hidup selama 1447 Hijriah. Ia mengakui bahwa setiap manusia pasti memiliki catatan amal kebaikan sekaligus kesalahan yang tak luput dari sifat khilaf.
"Ada jasa yang kita lakukan, ada pula yang mungkin tersakiti. Itulah kita sebagai manusia, tidak luput dari hilaf dan salah," ungkapnya.
Meski demikian, Suhardi Duka mengingatkan bahwa Allah SWT memiliki ampunan luas bagi hamba-Nya yang mau bertaubat dan memperbaiki diri. Ia mendorong masyarakat memanfaatkan malam 1 Muharram sebagai waktu tepat memohon ampunan.
Harapan di Tahun Baru Islam 1448 H
Suhardi Duka berharap tahun 1448 Hijriah membawa keberkahan, kemudahan, dan kondisi lebih baik bagi seluruh masyarakat Sulawesi Barat. Menurutnya, semua itu tak bisa diraih tanpa ikhtiar spiritual berupa dzikir dan doa kepada Sang Pemilik kehidupan.
"Semoga di 1448 Hijriah ini semua berjalan baik. Insyaallah 1448 Hijriah akan lebih longgar, akan lebih baik. Amin. Dan itu tidak bisa kita dapatkan tanpa dzikir dan doa," tuturnya.
Dzikir dan Doa sebagai Ikhtiar Spiritual
Dalam kesempatan itu, Gubernur SDK menjelaskan bahwa dzikir dan doa merupakan ikhtiar spiritual penting dalam memohon keberkahan, kemudahan rezeki, serta perlindungan kepada Allah SWT. Ia mengajak masyarakat senantiasa memanjatkan doa dalam setiap keadaan.
"Kalau rezeki itu jauh, dekatkan. Kalau tersembunyi, munculkan. Kalau di belakang, hadirkan di depan kita. Itulah doa-doa yang kita panjatkan," pungkas Suhardi Duka.
Kegiatan dzikir dan doa bersama ini menjadi bagian dari upaya Pemprov Sulbar memperkuat nilai-nilai spiritual sekaligus mempererat kebersamaan antar elemen masyarakat dalam menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.