SULAWESI BARAT — Honda resmi memasarkan Super-N di Inggris pada Jumat lalu, memperkuat tren kebangkitan hot hatch bertenaga listrik. Mobil ini merupakan versi sporty dari kei car listrik N-One E yang sudah dijual di Jepang. Dalam peluncurannya, Managing Director Honda UK Michael Doyle menegaskan bahwa Super-N dirancang untuk menjadi EV kecil yang tidak hanya murah, tapi juga seru dikendarai.
Bobot Cuma 1.097 Kg, Lebih Ringan dari Brio
Salah satu keunggulan utama Super-N adalah bobotnya yang sangat rendah, hanya 2.400 pon atau sekitar 1.097 kilogram. Angka ini membuatnya lebih ringan dari sebagian besar mobil listrik kompak di pasaran. Menurut Honda, bobot ringan ini berkat platform N-series yang dirancang khusus untuk efisiensi dan kelincahan.
Dengan dimensi panjang hanya 3.395 mm, Super-N bahkan lebih pendek dari Renault Twingo E-Tech. Bentuknya yang kotak khas kei car memang mencolok, namun Honda yakin desain ini justru menjadi pembeda di antara para pesaing seperti Renault 5 dan Hyundai Inster yang dibanderol lebih mahal.
Tenaga 93 Hp Berkat Boost Mode, 0-100 Km/jam dalam 10 Detik
Super-N dibekali motor listrik depan berkekuatan 63 hp (47 kW) dan torsi 162 Nm dalam mode standar. Namun, fitur Boost Mode bisa diaktifkan untuk memaksimalkan performa hingga 93 hp (70 kW). Dengan mode ini, akselerasi 0-62 mph atau 0-100 km/jam tembus 10 detik, jauh lebih cepat dibanding mode standar yang butuh 14,51 detik.
Baterai berkapasitas 29,6 kWh dipasang untuk mendukung motor ini. Klaim jarak tempuh WLTP mencapai 128 mil atau sekitar 206 kilometer dalam siklus kombinasi. Untuk pemakaian di perkotaan, Honda menyebut Super-N bisa menempuh hingga 199 mil. Pengisian daya dari 10% ke 80% hanya butuh waktu sekitar 30 menit jika menggunakan DC fast charger 50 kW.
Simulasi Suara dan Sentakan Transmisi 7-Percepatan
Honda tidak ingin pengalaman berkendara EV terasa hambar. Super-N dilengkapi Active Sound Control yang mampu menyimulasikan suara mesin dan sensasi hentakan seperti transmisi manual tujuh percepatan. Fitur ini mirip dengan teknologi yang digunakan Hyundai pada IONIQ 5 N, namun dengan pendekatan yang lebih ringan.
Di dalam kabin, terdapat layar digital 7 inci untuk instrumen pengemudi dan layar infotainment 9 inci di tengah. Keduanya mendukung Apple CarPlay dan Android Auto secara nirkabel maupun kabel. Yang menarik, Honda menyematkan sistem audio Bose premium delapan speaker dengan subwoofer 20 cm sebagai perlengkapan standar tanpa biaya tambahan.
Harga Mulai Rp 400 Jutaan, Siap Saingi Renault 5 dan Hyundai Inster
Dengan harga awal £18.995 atau setara Rp 400 jutaan (estimasi kurs Rp 21.000 per poundsterling), Super-N menjadi salah satu hot hatch listrik termurah di Inggris. Posisinya jelas lebih murah dari Renault 5 dan Hyundai Inster yang sudah meluncur lebih dulu. Namun, tantangan terbesar Honda justru pada desain boxy-nya yang mungkin tidak cocok dengan selera pasar Eropa yang lebih menyukai garis bodi sporty.
Belum ada informasi resmi mengenai kemungkinan Super-N masuk ke Indonesia. Mengingat posisinya sebagai mobil listrik perkotaan dengan harga kompetitif, bukan tidak mungkin Honda Prospect Motor suatu saat melirik model ini untuk pasar Tanah Air yang mulai bergairah terhadap EV kecil.