Pencarian

Samsung Foundry Rebut Order dari Nvidia, Tesla, hingga Google, Ancaman Serius bagi Dominasi TSMC

Kamis, 18 Juni 2026 • 05:39:01 WIB
Samsung Foundry Rebut Order dari Nvidia, Tesla, hingga Google, Ancaman Serius bagi Dominasi TSMC
Samsung Foundry berhasil merebut pesanan chip sub-5nm dari Nvidia, Tesla, dan Google.

Laporan Nikkei Asia yang dirilis pekan lalu mengungkap pergeseran besar di industri chip. Samsung Foundry, yang sebelumnya selalu berada di bayang-bayang TSMC, kini masuk dalam daftar mitra produksi untuk prosesor sub-5nm milik klien-klien premium. Beberapa di antaranya bahkan sebelumnya hanya menggandeng TSMC secara eksklusif.

Daftar Klien Baru dan Motif Diversifikasi Raksasa Teknologi

Google menjadi salah satu nama besar yang dikabarkan akan menitipkan produksi Tensor Processing Unit (TPU) untuk beban kerja AI ke Samsung. Perusahaan mesin pencari itu juga tengah bernegosiasi untuk memproduksi akselerator Axion generasi berikutnya di pabrik Samsung.

MediaTek disebut-sebut bertindak sebagai perantara dalam negosiasi ini. Google saat ini memang sudah bekerja sama dengan TSMC dan Intel untuk kemasan chip canggih, namun kebutuhan akan jalur produksi alternatif mendorong mereka mengadopsi strategi multi-foundry.

Nvidia dan Qualcomm juga telah menandatangani kontrak baru dengan Samsung. Kedua perusahaan itu sudah lama menjadi mitra ganda antara Samsung dan TSMC, tetapi volume pesanan ke Samsung disebut meningkat signifikan pada kuartal-kuartal mendatang.

AMD dan Tesla Pindah Sebagian Produksi karena Kapasitas TSMC Habis

AMD menjadi salah satu pendorong utama keputusan ini. Kapasitas node 2nm dan di bawahnya milik TSMC telah dipesan penuh oleh Apple dan Nvidia untuk beberapa tahun ke depan. Alhasil, AMD mencari jalan keluar dan dikabarkan telah meneken kesepakatan dengan Samsung untuk memproduksi CPU Epyc server menggunakan node 2nm generasi kedua milik Samsung.

Tesla, melalui laporan yang sama, telah memutuskan untuk memproduksi chip A15 untuk kendaraan dan robotikanya di pabrik Samsung dan TSMC. Yang lebih menarik, chip generasi berikutnya, A16, rencananya akan diproduksi secara eksklusif oleh Samsung di fasilitas Texas, Amerika Serikat.

Perusahaan rintisan Neuralink milik Elon Musk juga dikabarkan menawarkan kontrak manufaktur chip implan otak generasi baru kepada Samsung. Sementara itu, Groq, startup AI yang didukung Nvidia, telah mengonfirmasi bahwa prosesor inferensi AI LP30 akan dibuat di pabrik Samsung dengan node 4nm.

BYD dan Potensi Pasar Otomotif Cina

Dari kubu kendaraan listrik, raksasa Cina BYD disebut-sebut tengah dalam pembicaraan lanjutan dengan Samsung. Menurut laporan Seoul Economic Daily, kedua perusahaan berada dalam tahap diskusi tingkat lanjut untuk memproduksi SoC sistem bantuan pengemudi otonom (ADAS) generasi terbaru BYD.

Ini menjadi sinyal penting. Selama ini, BYD lebih banyak menggantungkan produksi chipnya pada pabrik dalam negeri Cina dan TSMC. Masuknya Samsung ke rantai pasok BYD berarti Samsung siap bersaing langsung di segmen otomotif yang selama ini dikuasai pemain seperti Infineon dan Texas Instruments.

Dampak ke Industri: Pasar Foundry Mulai Terbelah

Data pasar menunjukkan Samsung dan TSMC kini menguasai lebih dari 80 persen pangsa pasar fabrikasi chip global. Namun, dominasi TSMC di segmen node paling canggih perlahan tergerus. Keputusan klien besar untuk tidak menaruh semua telur dalam satu keranjang—istilah yang akrab disebut strategi multi-foundry—menjadi katalis utama kebangkitan Samsung.

Bagi Indonesia, pergeseran ini berdampak langsung pada rantai pasok perangkat elektronik yang beredar di pasar. Chip buatan Samsung Foundry kemungkinan besar akan menghiasi ponsel flagship, mobil listrik, hingga server data center yang digunakan perusahaan teknologi di dalam negeri dalam dua hingga tiga tahun ke depan. Ini berarti tekanan pasokan komponen yang sempat melonjak pascapandemi bisa lebih terkendali dengan hadirnya alternatif produksi yang setara.

Bagikan
Sumber: techspot.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks