SULAWESI BARAT — Harga emas Antam ukuran 1 gram hari ini dibuka di level Rp 2.711.000, berdasarkan situs resmi Logam Mulia. Pergerakan ini melanjutkan reli yang terjadi pada sesi sebelumnya, di mana harga sempat menyentuh Rp 2.697.000 per gram pada Rabu (12/6). Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam telah menguat lebih dari 1,5%.
Buyback Ikut Naik, Investor Makin Diuntungkan
Tidak hanya harga jual, harga buyback atau harga yang diterima nasabah saat menjual kembali emas batangan juga ikut naik. Antam menetapkan harga buyback hari ini di level Rp 2.485.000 per gram, naik Rp 10.000 dari posisi kemarin. Selisih antara harga jual dan buyback (spread) saat ini sekitar 8,3%, masih dalam kisaran normal untuk instrumen emas fisik.
Kenaikan harga buyback ini menjadi kabar baik bagi investor yang sudah memegang emas Antam sejak beberapa bulan lalu. Dengan harga buyback yang terus merangkak naik, potensi capital gain bagi pemegang emas fisik semakin terbuka lebar.
Sentimen Global Jadi Pendorong Utama
Penguatan harga emas di pasar domestik tidak lepas dari tren kenaikan harga emas global. Harga emas di pasar spot pagi ini diperdagangkan di kisaran US$ 2.350 per troy ons, naik tipis dari posisi penutupan kemarin. Sentimen pelemahan dolar AS dan ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga The Fed menjadi katalis utama.
Data ekonomi AS yang lebih lemah dari perkiraan dalam beberapa pekan terakhir membuat pasar kembali berspekulasi bahwa bank sentral AS akan memangkas suku bunga lebih cepat dari jadwal. Kondisi ini mendorong investor beralih ke aset safe haven seperti emas.
Harga Emas Antam Berbagai Ukuran
Berikut rincian harga emas Antam untuk beberapa ukuran pada hari ini:
- Emas 0,5 gram: Rp 1.355.500
- Emas 1 gram: Rp 2.711.000
- Emas 5 gram: Rp 13.055.000
- Emas 10 gram: Rp 26.060.000
- Emas 50 gram: Rp 130.095.000
- Emas 100 gram: Rp 260.112.000
Seluruh harga tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 0,9% untuk nasabah yang memiliki NPWP. Bagi nasabah tanpa NPWP, tarif PPh yang dikenakan sebesar 1,8%.
Prospek Jangka Pendek: Masih Ada Ruang Kenaikan?
Analis komoditas menilai momentum penguatan emas masih berpotensi berlanjut dalam jangka pendek. Faktor ketidakpastian geopolitik global dan ekspektasi pelonggaran moneter oleh bank sentral utama dunia menjadi pendorong utama. Namun, investor tetap disarankan mencermati level resistance harga emas global di US$ 2.380 per troy ons. Jika tembus, bukan tidak mungkin harga emas Antam kembali mencetak rekor baru dalam waktu dekat.