Pencarian

IHSG Balik Arah ke Zona Merah Setelah Sesi Pembukaan, Enam Sektor Melemah

Rabu, 03 Juni 2026 • 10:46:39 WIB
IHSG Balik Arah ke Zona Merah Setelah Sesi Pembukaan, Enam Sektor Melemah
IHSG melemah ke zona merah setelah sesi pembukaan dengan enam sektor mengalami penurunan.

SULAWESI BARAT — Berdasarkan data perdagangan Bursa Efek Indonesia (BEI), sebanyak 380 saham tercatat melemah, sementara 198 saham menguat dan 381 saham stagnan. Volume transaksi awal mencapai 3,09 miliar saham dengan nilai Rp2,1 triliun.

Mayoritas Indeks Sektoral dan Acuan Kompak Melemah

Pelemahan IHSG juga diikuti oleh seluruh indeks acuan utama. Indeks LQ45 turun 0,28 persen ke 617, indeks JII melemah 0,26 persen ke 376, dan IDX30 terkoreksi 0,21 persen ke 348. Indeks MNC36 juga turun 0,17 persen ke 269.

Dari sisi sektoral, hanya empat sektor yang bertahan di zona hijau: energi, properti, industri, dan kesehatan. Sisanya, enam sektor lainnya berada di zona merah. Sektor konsumer siklikal, infrastruktur, bahan baku, teknologi, konsumer non-siklikal, keuangan, dan transportasi kompak melemah.

Tiga Saham Paling Bertenaga di Awal Sesi

Di tengah dominasi tekanan jual, tiga emiten mencatatkan kenaikan tertinggi atau top gainers pada sesi pembukaan. PT DFI Retail Nusantara Tbk (HERO), PT Arthavest Tbk (ARTA), dan PT Pudjiadi & Sons Tbk (PNSE) memimpin daftar saham dengan penguatan terbesar.

Apa yang Membalikkan IHSG?

Pembukaan yang optimistis tak bertahan lama. Tekanan jual dari investor domestik dan asing mulai terlihat setelah menit-menit awal perdagangan. Kondisi ini mencerminkan sentimen pasar yang masih rapuh di tengah ketidakpastian global dan aksi tunggu jelang data ekonomi dalam negeri.

Investor disarankan mencermati pergerakan indeks sektoral dan volume transaksi sebagai indikasi arah pasar selanjutnya. Data perdagangan menunjukkan mayoritas saham masih berada di bawah tekanan, dengan rasio saham turun dibanding naik mencapai hampir 2:1.

Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks