MAMUJU — Aparat Kepolisian Resor Mamuju meringkus para pelaku pengeroyokan yang menimpa seorang aktivis di Kota Mamuju, Sulawesi Barat. Penangkapan dilakukan setelah penyelidikan mengantongi identitas dan barang bukti.
Pelaku Akui Emosi Saat Dituduh
Dalam pemeriksaan awal, salah satu pelaku mengakui perbuatannya memukul korban. Pelaku beralasan tidak terima dengan tuduhan yang disampaikan korban.
“Pelaku mengaku emosi dan memukul korban karena merasa tersinggung dengan tuduhan tersebut,” ujar sumber kepolisian di Mamuju, Senin lalu.
Kronologi Pengeroyokan dan Penangkapan
Peristiwa pengeroyokan terjadi di sebuah lokasi di Mamuju beberapa waktu lalu. Korban yang merupakan aktivis didatangi dan dikeroyok oleh sejumlah orang.
Polisi yang menerima laporan langsung bergerak melakukan penyelidikan. Tim Resmob Polres Mamuju mengumpulkan barang bukti dan keterangan saksi, lalu mengamankan para pelaku.
Fakta Singkat Kasus Pengeroyokan Aktivis di Mamuju:
- Satu pelaku diamankan dan mengaku memukul korban.
- Motif sementara: pelaku tidak terima dituduh oleh korban.
- Polisi masih mendalami peran pelaku lain dan motif lebih lanjut.
Polisi Masih Kembangkan Kasus
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap para pelaku. Polres Mamuju juga mendalami kemungkinan adanya pelaku lain yang terlibat.
“Kami masih mengembangkan kasus ini. Jika ada bukti cukup, tersangka lain akan segera ditahan,” tambah sumber yang sama.