Proyek Pengendalian Banjir di Jantung Hanoi Berantakan, Barikade Putus Akses Jalan Utama

Penulis: Usman Harun  •  Selasa, 02 Juni 2026 | 13:32:34 WIB
Barikade proyek pengendalian banjir di Jalan Quang Trung menghambat akses jalan utama di Hanoi.

SULAWESI BARAT — Proyek pengendalian banjir berskala besar di Jalan Quang Trung, Hanoi, hingga kini belum menunjukkan perbaikan signifikan. Setelah berminggu-minggu pengerjaan, lokasi konstruksi justru meninggalkan kekacauan yang mengganggu aktivitas harian warga.

Barikade dan Lumpur Hambat Mobilitas Warga

Barikade proyek memotong akses Jalan Quang Trung, salah satu arteri utama di pusat kota Hanoi. Akibatnya, warga harus mencari jalur alternatif yang lebih panjang untuk beraktivitas sehari-hari.

Selain itu, lumpur dan tanah dari lokasi konstruksi terbawa keluar dan menyebar ke permukaan jalan. Debu beterbangan di beberapa titik, membuat lingkungan sekitar kotor dan tidak nyaman dilintasi pejalan kaki maupun kendaraan bermotor.

Pekerjaan Proyek Belum Jelas Kapan Rampung

Pihak berwenang di Hanoi belum memberikan pernyataan resmi mengenai jadwal penyelesaian proyek pengendalian banjir ini. Warga setempat mengeluhkan ketidakpastian yang berkepanjangan, terutama karena proyek berada di kawasan padat lalu lintas dan permukiman.

Belum ada informasi apakah kontraktor akan dikenakan sanksi atas keterlambatan atau pelanggaran tata kelola konstruksi. Publik menunggu langkah konkret dari pemerintah kota untuk mengatasi kekacauan yang terjadi.

Dampak pada Lalu Lintas dan Lingkungan Sekitar

Kemacetan di sekitar Jalan Quang Trung dilaporkan meningkat sejak proyek dimulai. Pengendara motor dan mobil harus antre panjang di titik-titik penyempitan jalan akibat barikade yang tidak tertata rapi.

Debu dan lumpur yang menyebar juga menimbulkan kekhawatiran warga terhadap kesehatan pernapasan, terutama anak-anak dan lansia yang tinggal di dekat lokasi konstruksi. Beberapa warga memilih menutup jendela rumah lebih rapat untuk mengurangi debu yang masuk.

Proyek pengendalian banjir ini sejatinya bertujuan mengatasi genangan air di musim hujan yang kerap melumpuhkan aktivitas di pusat kota Hanoi. Namun, pelaksanaan di lapangan justru menimbulkan persoalan baru bagi warga yang terdampak langsung.

Reporter: Usman Harun
Sumber: vietnam.vn This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top