MAMUJU — Puluhan perwakilan OPD di lingkup Pemprov Sulbar kembali mengikuti pendalaman pembinaan statistik sektoral. Agenda Cosmic Seri II yang digelar BPS Sulbar ini memfokuskan pembahasan pada domain "Proses Bisnis Statistik", sebuah tahapan krusial sebelum data diolah menjadi indikator pembangunan.
Kepala DiskominfoSS Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa kolaborasi antara Pemprov dan BPS ini merupakan kelanjutan dari komitmen bersama setelah penerbitan Surat Sekretaris Daerah perihal pembinaan data sektoral.
“Kolaborasi yang kuat antara walidata dan produsen data menjadi kunci utama menghasilkan indikator pembangunan yang presisi,” ucap Ridwan di hadapan para peserta.
Peserta Wajib Bawa Dokumen Perencanaan dan Publikasi Data
Berbeda dengan seri pertama yang lebih banyak membahas konsep, seri kedua ini langsung mengarah pada praktik. Setiap instansi yang ditunjuk sebagai produsen data—seperti Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Kesehatan, Dinas Perkebunan, hingga Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja—diwajibkan membawa dokumen perencanaan serta publikasi data prioritas.
Dokumen tersebut kemudian diolah langsung menjadi draft Kerangka Acuan Kerja (KAK) kegiatan statistik instansi masing-masing. Dengan begitu, hasil pelatihan tidak berhenti sebagai teori, tetapi langsung terimplementasi dalam perencanaan kerja OPD.
Peran DiskominfoSS dan BPS dalam Pembinaan Data
Dalam skema pembinaan ini, DiskominfoSS bertindak sebagai walidata, sementara BPS berperan sebagai pembina data di tingkat provinsi. Ridwan berharap seluruh OPD konsisten mengawal alur data sektoral dari desa, kabupaten, hingga provinsi.
“Penguatan proses bisnis statistik sangat vital agar setiap data yang diproduksi Pemprov Sulbar tidak hanya valid, tetapi juga memenuhi standar nasional yang dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ridwan.
Ia juga mendorong pemanfaatan teknologi informasi dan sistem pendataan terintegrasi untuk meningkatkan kualitas data. Ridwan meminta BPS terus memberikan pendampingan, baik dalam pengelolaan data maupun aspek analisis dan penyajiannya dalam dashboard.
Lima Pertemuan Hingga November 2026
Rangkaian pembinaan Cosmic 2026 dirancang berkelanjutan dengan total lima pertemuan hingga November mendatang. Setelah pendalaman proses bisnis, peserta dijadwalkan membahas materi Kualitas Data dan Kelembagaan pada pertengahan September.
Tahapan selanjutnya akan masuk ke standarisasi metadata dan integrasi Sistem Statistik Nasional. Proses bertahap ini diharapkan mampu membangun fondasi data yang kokoh bagi perencanaan pembangunan Sulbar ke depan.