Pencarian

Dinas Perkebunan Sulbar Ikuti Pelatihan Statistik COSMIC BPS, Targetkan Data Perkebunan Lebih Akurat

Kamis, 13 Agustus 2026 • 12:36:31 WIB
Dinas Perkebunan Sulbar Ikuti Pelatihan Statistik COSMIC BPS, Targetkan Data Perkebunan Lebih Akurat
Dinas Perkebunan Sulbar mengikuti pelatihan statistik COSMIC BPS untuk meningkatkan akurasi data perkebunan daerah.

MAMUJU — Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat tidak ingin data komoditas unggulannya hanya sekadar angka di atas kertas. Melalui keikutsertaan dalam kegiatan COSMIC BPS, instansi ini berupaya memastikan setiap data perkebunan yang dihasilkan valid, akurat, dan bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Manakarra BPS Provinsi Sulawesi Barat ini dihadiri langsung oleh Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, serta Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfo-SP) Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar. Ketiganya menekankan pentingnya kolaborasi antar-instansi dalam membangun satu data Indonesia yang terintegrasi.

Data Berbicara, Kebijakan Menjadi Tepat Sasaran

Kepala BPS Sulbar, Suri Handayani, mengingatkan bahwa data berkualitas tidak lahir dari proses asal-asalan. Ia merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia sebagai payung hukum yang mewajibkan setiap perangkat daerah mengelola statistik sektoral sesuai standar.

"Data berkualitas dapat kita peroleh melalui kegiatan statistik sektoral sesuai Peraturan Presiden Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia," ungkap Suri di hadapan para peserta.

Ia menegaskan, tanpa data yang kredibel, perencanaan pembangunan akan berjalan seperti menebak di kegelapan. Hal ini sangat krusial bagi Sulawesi Barat yang mengandalkan sektor perkebunan sebagai salah satu penopang ekonomi daerah.

Bukan Sekadar Akurat, Data Juga Harus Mudah Dibaca Publik

Kepala Dinas Kominfo-SP Sulbar, Muhammad Ridwan Djafar, menambahkan dimensi lain yang kerap terlupakan: cara penyajian data. Menurutnya, data yang benar tetapi disajikan rumit akan sia-sia karena tidak dipahami publik maupun pengambil kebijakan.

"Bukan hanya tata kelola, tetapi display data yang valid, akurat, presisi dan eye-catching juga sangat dibutuhkan," tutur Ridwan.

Pernyataan ini menyoroti kebutuhan akan visualisasi data yang menarik, seperti infografis atau dashboard interaktif, agar informasi pembangunan mudah dicerna masyarakat luas.

Petugas Statistik Jadi Garda Terdepan Kualitas Data

Dinas Perkebunan Sulbar mengirimkan Risqan Abdillah Gali, Asramadaniah, dan Pramudiana sebagai perwakilan dalam pelatihan tersebut. Mereka adalah petugas statistik yang sehari-hari menangani pengumpulan dan pengolahan data komoditas perkebunan di lapangan.

Pengiriman ini berdasarkan arahan langsung Kepala Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulbar, Muh. Faizal Thamrin. Ia menilai kegiatan COSMIC menjadi momentum strategis untuk memperkuat pemahaman teknis para stafnya, mulai dari proses pengumpulan, pengolahan, penyajian, hingga pemanfaatan data.

"Melalui kegiatan ini, Dinas Perkebunan Daerah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen terus meningkatkan kualitas data perkebunan sebagai salah satu instrumen penting dalam mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi pembangunan sektor perkebunan di Sulawesi Barat," kata Faizal.

Sejalan dengan Misi Gubernur Suhardi Duka

Langkah ini sejalan dengan misi kelima Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, yang berfokus pada penguatan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. Data perkebunan yang presisi diharapkan menjadi fondasi dalam merumuskan kebijakan yang efektif dan berbasis bukti, bukan asumsi.

Dengan adanya pembinaan intensif dari BPS ini, publik dapat berharap data luas lahan, produksi, hingga produktivitas komoditas seperti kelapa sawit, kakao, dan kelapa di Sulbar akan semakin transparan dan dapat diverifikasi. Hal ini pada akhirnya berdampak pada perencanaan bantuan bibit, pupuk, hingga pengembangan hilirisasi yang lebih tepat sasaran.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: beritanasional.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks