SULAWESI BARAT — Dua belas tahun lalu, jalanan lebar di pusat kota Detroit nyaris kosong. Gedung-gedung pencakar langit yang dulu megah tampak lapuk, sebagian hangus terbakar. Kini, suasana itu berbalik 180 derajat. Bangunan-bangunan tua yang nyaris roboh telah direstorasi menjadi hotel-hotel berkarakter, dan area downtown Detroit kembali ramai oleh suara gelas koktail serta roda koper para pelancong.
Perubahan ini bahkan membuat mantan penduduk setempat tak percaya. "Mengapa ada orang yang mau liburan ke Detroit?" begitu reaksi seorang ibu mertua dari Michigan saat penulis artikel ini memutuskan membeli rumah di kota tersebut pada 2013. Kini, pertanyaan itu terdengar kuno. Detroit justru menjadi salah satu kota favorit di Amerika Serikat untuk menikmati arsitektur, musik, dan kuliner yang tidak ditemukan di kota lain.
Pilihan Hotel di Detroit: Dari Menara Kaca hingga Kamar dengan Pemandangan Kanada
Kawasan downtown adalah basis paling ideal untuk menjelajahi Detroit. Area ini sangat ramah pejalan kaki, dan traveler bisa menggunakan rideshare atau sepeda untuk menjangkau distrik terdekat seperti Midtown, Mexicantown, dan Corktown yang penuh restoran independen serta kehidupan malam.
Untuk pemandangan terbaik, minta kamar di lantai tinggi saat menginap di Element, David Whitney, Roost, atau Siren. Dari ketinggian, skyline Detroit yang telah ditulis ulang terlihat memukau. Sementara itu, kamar di lantai bawah Shinola memberi kesempatan menyaksikan hiruk-pikuk Woodward Avenue, jalan utama kota. Jika beruntung, tamu Foundation Hotel bisa melihat Kanada dari jendela kamar mereka.
Hotel Ramah Anjing untuk Liburan Bersama Hewan Peliharaan
Traveler yang membawa hewan peliharaan tidak perlu khawatir. Shinola menyambut anjing dengan bola tenis dan tempat tidur yang nyaman. Staf maintenance di Siren Hotel bahkan terbiasa membawakan camilan Milk Bones untuk anjing besar milik tamu. Semua hotel dalam daftar rekomendasi ini menerima anjing, dan sebagian besar tidak terlalu ketat soal batas berat badan yang tertera.
Rekomendasi Hotel Pilihan di Detroit
Setiap hotel dalam daftar ini telah dikunjungi langsung oleh jurnalis Condé Nast Traveler yang memahami destinasi tersebut. Pemilihan mempertimbangkan desain, lokasi, kualitas layanan, dan komitmen keberlanjutan di berbagai rentang harga.
Untuk pengalaman menginap yang tak terlupakan, The Siren Hotel menawarkan akses ke ruang istimewa di puncak gedung Wurlitzer—sebuah teras berlapis kaca yang hanya bisa dinikmati tamu hotel tertentu. Dari sana, pengunjung bisa menikmati panorama downtown Detroit sambil merasakan denyut nadi kota yang kembali hidup.
Setiap hotel di kawasan ini jaraknya berdekatan, sehingga wisatawan bisa berpindah-pindah untuk sekadar melihat-lihat suasana. Kombinasi sejarah arsitektur yang terselamatkan dan energi baru yang mengalir membuat Detroit layak mendapatkan lebih dari sekadar satu malam. Idealnya, luangkan tiga hingga empat hari untuk benar-benar meresapi atmosfer kota yang bangkit dari keterpurukan ini.