MAJENE — Sebanyak 500 lulusan Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat Wisuda Magister, Sarjana, dan Profesi Periode Ketiga Angkatan XXI Tahun Akademik 2026/2027. Prosesi yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Rektor Unsulbar, Prof. Dr. Muhammad Abdy, S.Si., M.Si., dan dibuka oleh Sekretaris Senat, Nurlaila, S.P., M.Si.
Wisuda kali ini berbeda dari periode sebelumnya. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kampus yang terletak di Kabupaten Majene ini, Unsulbar meluluskan mahasiswa jenjang Program Magister. Kehadiran angkatan perdana lulusan magister ini menjadi penanda perluasan akses pendidikan tinggi sekaligus peningkatan kualitas sumber daya manusia di Sulawesi Barat.
Sebaran 500 Lulusan di Delapan Fakultas
Ratusan lulusan yang dikukuhkan terdiri dari Sarjana Angkatan XXI, Profesi Ners Angkatan XI, serta Magister Angkatan Pertama. Mereka berasal dari delapan fakultas dengan rincian jumlah yang bervariasi.
- Fakultas Ekonomi: 115 lulusan
- Fakultas Teknik: 98 lulusan
- Fakultas Pertanian dan Kehutanan: 85 lulusan
- Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan: 85 lulusan
- Fakultas Ilmu Sosial, Ilmu Politik dan Hukum: 49 lulusan
- Fakultas Ilmu Kesehatan: 32 lulusan
- Pendidikan Profesi Ners: 26 lulusan
- Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam: 9 lulusan
Ijazah Bukan Jaminan, Rektor Tekankan Karakter dan Adaptasi
Di hadapan para wisudawan dan keluarga yang memadati lokasi acara, Prof. Muhammad Abdy mengingatkan bahwa kelulusan bukanlah akhir dari perjalanan akademik. Menurutnya, ijazah hanyalah pintu gerbang menuju tantangan kehidupan nyata yang jauh lebih kompleks.
"Keberhasilan di masa depan tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga kejujuran, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, dan kemauan untuk terus belajar," ujar Prof. Muhammad Abdy dalam sambutannya.
Rektor menegaskan bahwa para alumni adalah representasi kampus yang akan dinilai masyarakat melalui sikap, etika, dan profesionalisme. Ia mendorong lulusan untuk tidak takut menghadapi tantangan serta memanfaatkan ilmu sebagai bekal memberi manfaat bagi lingkungan dan daerah.
Rata-Rata IPK 3,70 dan Masa Studi Lima Tahun
Data akademik yang dipaparkan dalam sidang senat menunjukkan capaian membanggakan. Rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) lulusan mencapai 3,70 dengan rata-rata masa studi lima tahun. Angka ini menjadi indikator kualitas akademik sekaligus komitmen Unsulbar melahirkan lulusan yang kompeten dan berdaya saing.
Pada kesempatan tersebut, Prof. Muhammad Abdy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh orang tua dan keluarga yang telah mendukung putra-putrinya secara moril maupun materiil. Ucapan terima kasih disampaikan kepada dosen dan tenaga kependidikan yang membimbing mahasiswa hingga menyelesaikan studi.
Wisuda ini diharapkan melahirkan agen perubahan yang berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan memperkokoh daya saing bangsa. Momentum ini sekaligus menjadi simbol semakin matangnya perjalanan Unsulbar sebagai perguruan tinggi negeri yang terus berkembang di Sulawesi Barat.