MAMASA — Biro Organisasi Setda Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) memberikan pendampingan teknis penyusunan Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mamasa. Kegiatan yang berlangsung Jumat, 17 Juli 2026 ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh perangkat daerah setempat.
Pendampingan ini menjadi langkah awal untuk membenahi tata kelola kepegawaian di Mamasa. Dokumen Anjab dan ABK yang akurat dinilai krusial sebagai dasar perencanaan kebutuhan ASN, peta jabatan, hingga pengembangan kompetensi sumber daya manusia.
Dasar Penyusunan Kebutuhan ASN yang Kredibel
Kepala Bagian Organisasi Setda Kabupaten Mamasa, Ratu Setyawati, dalam sambutannya menegaskan bahwa Anjab dan ABK bukan sekadar dokumen administratif. “Dokumen ini menjadi dasar utama dalam penyusunan peta jabatan dan analisis kebutuhan ASN. Setiap penempatan harus disesuaikan dengan tugas, fungsi, serta beban kerja riil di masing-masing perangkat daerah,” ujarnya.
Kepala Biro Organisasi Setda Provinsi Sulbar, Nur Rahmah Parampasi, yang hadir langsung memberikan bimbingan, mengingatkan para peserta untuk menjaga validitas data. “Dokumen Anjab dan ABK harus akurat, objektif, dan patuh pada regulasi. Ini syarat utama bagi penataan organisasi, pengembangan kompetensi SDM, hingga perencanaan kebutuhan ASN masa depan,” tegas Nur Rahmah.
Mekanisme Pengajuan Formasi ke KemenPAN-RB
Selain teknis penyusunan, peserta juga mendapat pembekalan mengenai mekanisme pengajuan rekomendasi kebutuhan Jabatan Fungsional kepada instansi pembina. Analis Kebijakan Ahli Pertama Biro Organisasi, Karmila, menjelaskan bahwa proses ini merupakan tahapan regulasi yang wajib dipenuhi.
“Proses ini merupakan tahapan regulasi yang wajib dipenuhi sebelum pemerintah daerah mengajukan usulan formasi ASN resmi kepada Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi,” jelas Karmila.
Ia menambahkan, dengan alur pengusulan yang jelas, syarat administrasi yang terpenuhi, dan dokumen yang lengkap, Pemkab Mamasa optimistis dapat menyajikan data kebutuhan pegawai yang kredibel demi pelayanan publik yang lebih berkualitas.
Dukungan terhadap Misi Gubernur Sulbar
Kegiatan ini juga menjadi wujud nyata dalam mendukung misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik, bersih, dan akuntabel di wilayah Sulbar. Melalui pendampingan ini, seluruh perangkat daerah diharapkan mampu menyusun dokumen Anjab dan ABK yang berkualitas sebagai dasar penataan kelembagaan dan perencanaan ASN yang lebih efektif, efisien, dan akuntabel.