Pencarian

25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu Dikuatkan di Mamuju Tengah, Sasar Desa Lokus Program PASTI PADU

Senin, 13 Juli 2026 • 13:16:16 WIB
25 Kompetensi Dasar Kader Posyandu Dikuatkan di Mamuju Tengah, Sasar Desa Lokus Program PASTI PADU
Kader Posyandu di Mamuju Tengah mengikuti pelatihan 25 kompetensi dasar untuk meningkatkan pelayanan kesehatan primer.

MAMUJU TENGAH — Sebanyak 25 keterampilan dasar kader Posyandu menjadi materi utama pelatihan di Kabupaten Mamuju Tengah pekan ini. Kegiatan ini merupakan dukungan DKPPKB Sulawesi Barat terhadap transformasi layanan kesehatan primer di tingkat desa dan kelurahan.

Pelatihan berlangsung selama dua hari, 10-11 Juli 2026. Pesertanya adalah pengelola dan kader Posyandu dari desa dan kelurahan lokus Program PASTI PADU. Program ini merupakan kolaborasi lintas perangkat daerah, dengan penyelenggara utama Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsos P3APMD) Provinsi Sulawesi Barat.

Bekal Kompetensi untuk Seluruh Siklus Kehidupan

DKPPKB Sulawesi Barat menghadirkan narasumber tersertifikasi Training of Trainers (ToT) 25 Keterampilan Dasar Kader Posyandu oleh Kementerian Kesehatan RI. Materi mencakup pelayanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan: ibu hamil, bayi, balita, remaja, usia produktif, hingga lanjut usia.

Kepala DKPPKB Provinsi Sulawesi Barat, dr. Nursyamsi Rahim, menegaskan transformasi Posyandu tidak akan optimal tanpa kader yang kompeten sesuai standar nasional. “Peningkatan kapasitas melalui 25 Kompetensi Dasar menjadi investasi penting dalam mewujudkan Posyandu yang mampu memberikan pelayanan kesehatan bagi seluruh siklus kehidupan,” ujarnya.

Sinergi Lintas OPD Perkuat Layanan Primer

Pelatihan ini menjadi bagian dari penguatan kolaborasi antarperangkat daerah dalam mendukung transformasi layanan primer. Posyandu merupakan ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat di tingkat desa dan kelurahan, sehingga penguatan kapasitas kader menjadi krusial.

dr. Nursyamsi menambahkan, peningkatan kapasitas kader secara berkelanjutan adalah strategi penting untuk memperkuat fungsi promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, serta deteksi dini masalah kesehatan. “Kami mengapresiasi kolaborasi bersama Dinsos P3APMD Sulbar dalam memperkuat kapasitas kader pada desa dan kelurahan lokus Program PASTI PADU, sehingga pelayanan kesehatan dasar semakin berkualitas dan mudah diakses masyarakat,” katanya.

Sejalan dengan Visi Gubernur Sulbar

Upaya ini sejalan dengan visi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, yakni “Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera”, khususnya melalui misi Pembangunan SDM Unggul. Misi tersebut menitikberatkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelayanan kesehatan yang berkualitas, promotif, dan preventif.

Melalui kegiatan ini, para kader Posyandu di desa dan kelurahan lokus Program PASTI PADU diharapkan semakin kompeten menerapkan 25 keterampilan dasar. Dengan demikian, Posyandu mampu menghadirkan pelayanan kesehatan yang lebih terstandar dan berdampak nyata bagi peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Sulawesi Barat.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kabardesa.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks