SULAWESI BARAT — Kementerian Konstruksi Vietnam baru saja menerbitkan dokumen resmi yang meminta seluruh unit afiliasinya untuk segera mengimplementasikan pengumpulan tol di jalan tol milik negara yang dikelola langsung oleh pemerintah. Arahan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kesimpulan No. 254 yang diterbitkan pada 29 Mei 2026, setelah rapat evaluasi kemajuan proyek ruas timur Jalan Tol Utara-Selatan.
Dua Syarat Wajib Sebelum Tarif Berlaku
Administrasi Jalan Vietnam ditugaskan untuk mendesak pemerintah daerah dan investor agar mempercepat investasi pada tiga komponen utama: sistem ITS, stasiun tol, dan sistem pengendalian berat kendaraan. Kementerian menegaskan ketiga infrastruktur ini merupakan persyaratan wajib sesuai Undang-Undang Jalan Raya sebelum pengumpulan tol dapat dimulai.
"Penyelesaian sistem-sistem ini secara serentak tidak hanya mempermudah pengumpulan tol tetapi juga meningkatkan efisiensi manajemen dan pemantauan lalu lintas, serta memastikan pengoperasian jalan tol yang aman," demikian bunyi dokumen Kementerian Konstruksi yang dikutip dari Báo Xây d?ng pada 29 Juni 2026.
Mekanisme Bagi Hasil untuk Proyek Multi-Sumber Dana
Salah satu aspek krusial yang dikejar dalam kebijakan ini adalah mekanisme pengumpulan tol untuk proyek jalan tol yang didanai oleh anggaran pemerintah pusat dan daerah secara bersama-sama. Administrasi Jalan Vietnam kini bertugas berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menyusun rencana yang memungkinkan pemulihan modal dan penggantian kepada kedua tingkat anggaran sesuai proporsi kontribusi masing-masing.
Kementerian menilai langkah ini penting untuk menghilangkan hambatan hukum pada proyek yang menggunakan berbagai sumber modal. Rencana tersebut akan dilaporkan kepada Pemerintah dan diajukan ke Majelis Nasional untuk penyelesaian regulasi yang memungkinkan pengembalian investasi negara.
Kontrol Berat dan Sanksi bagi Pelanggar Muatan
Selain aspek pungutan tol, Kementerian meminta Departemen Transportasi dan Keselamatan Lalu Lintas untuk berkoordinasi dengan Administrasi Jalan Vietnam dan Departemen Manajemen Ekonomi dan Investasi dalam meninjau penerapan sistem kontrol berat kendaraan otomatis. Mekanisme koordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik juga tengah disusun untuk menindak tegas kendaraan kelebihan muatan.
"Unit-unit ini harus mengembangkan mekanisme koordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik untuk menangani secara ketat kasus-kasus kendaraan yang kelebihan muatan dan pelanggaran peraturan berat," tulis Kementerian dalam dokumen tersebut.
Lima Proyek Tol Utara-Selatan Dikebut, Target Juni 2026
Dalam Surat Kesimpulan No. 254, Wakil Menteri Le Anh Tuan menilai lima proyek komponen pada periode 2017-2020 yang sudah beroperasi masih memiliki banyak kekurangan yang perlu segera diatasi. Kementerian menginstruksikan Administrasi Jalan Vietnam untuk mendesak dewan manajemen proyek dan penyedia layanan pengumpulan tol menyelesaikan masalah konektivitas data dengan lembaga registrasi kendaraan untuk stasiun pemeriksaan berat.
Untuk proyek periode 2021-2025, dewan manajemen proyek diwajibkan menyusun rencana terperinci dengan tahapan penting mulai dari penyelesaian konstruksi hingga pengujian sistem terintegrasi. Kementerian telah menetapkan tonggak penyelesaian tertentu untuk mengejar ketertinggalan, termasuk evaluasi indikator KPI sistem pengumpulan tol yang ditargetkan rampung pada Juni 2026.