Pencarian

Analisis Rooney Sebut Lamine Yamal Jadi Andalan Utama Spanyol di Piala Dunia 2026

Senin, 22 Juni 2026 • 08:39:31 WIB
Analisis Rooney Sebut Lamine Yamal Jadi Andalan Utama Spanyol di Piala Dunia 2026
Lamine Yamal tampil gemilang membawa Spanyol unggul 4-0 atas Arab Saudi di Piala Dunia 2026.

SULAWESI BARAT — Penampilan Lamine Yamal di Piala Dunia 2026 berbicara lebih keras dari sekadar statistik. Bintang muda Barcelona itu menjadi pusat perhatian setelah aksinya menjadi momok bagi pertahanan Arab Saudi di laga yang berlangsung pekan ini.

Rooney, Azpilicueta, dan Frank Sepakat: Yamal Beda Level

Dalam analisis eksklusif BBC, tiga pengamat sepak bola kelas dunia memberikan pandangan mereka. Wayne Rooney, Cesar Azpilicueta, dan Thomas Frank kompak menyebut Yamal sebagai pembeda di lapangan.

“Lamine Yamal adalah andalan utama Spanyol. Usianya masih sangat muda, tapi cara bermainnya sudah seperti pemain senior,” ujar Rooney dalam tayangan yang hanya tersedia untuk pengguna di Inggris Raya tersebut.

Pertunjukan Lengkap di Lini Depan La Roja

Spanyol tidak memberi kesempatan bagi Arab Saudi untuk bernapas. Gol demi gol tercipta berkat pergerakan tanpa bola dan visi umpan Yamal yang tajam. Pemain berusia 17 tahun itu tercatat sebagai penggawa paling sering merepotkan barisan belakang lawan.

Bek Chelsea dan legenda Spanyol, Cesar Azpilicueta, menambahkan bahwa Yamal memiliki kemampuan membaca permainan yang langka. “Dia tidak hanya dribel, tapi juga tahu kapan harus melepas bola. Itu yang membuatnya sangat berbahaya,” kata Azpilicueta.

Thomas Frank: Bukan Sekadar Bakat, Tapi Intelegensi

Pelatih Brentford, Thomas Frank, menyoroti aspek non-fisik dari permainan Yamal. Menurut Frank, kecepatan berpikir Yamal dalam mengambil keputusan di area padat pemain menjadi senjata utamanya. “Dia selalu selangkah lebih maju dari bek lawan. Itu bukan soal kecepatan lari, tapi kecepatan otak,” ujar Frank.

Dampak Hasil Ini: Spanyol Kokoh di Puncak Grup

Kemenangan telak 4-0 atas Arab Saudi memastikan Spanyol memuncaki klasemen sementara grup mereka di Piala Dunia 2026. Hasil ini sekaligus menjadi sinyal peringatan bagi calon lawan di babak gugur bahwa La Roja memiliki senjata pamungkas bernama Lamine Yamal.

Dengan performa seperti ini, bukan tidak mungkin Yamal akan menjadi pemain termuda yang tampil gemilang hingga partai final. Sorotan kini tertuju pada laga berikutnya, di mana Spanyol akan menghadapi lawan yang lebih berat di babak selanjutnya.

Bagikan
Sumber: bbc.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks