Pencarian

Kanwil Kemenag Sulbar Perkuat Kolaborasi Pendidikan di Hardiknas 2026

Sabtu, 02 Mei 2026 • 08:48:16 WIB
Kanwil Kemenag Sulbar Perkuat Kolaborasi Pendidikan di Hardiknas 2026
Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sulbar hadir dalam upacara Hardiknas 2026 di Mamuju.

Mamuju — Upacara peringatan Hardiknas Tahun 2026 tingkat Provinsi Sulawesi Barat berlangsung khidmat dengan kehadiran lintas sektor. Kanwil Kemenag Sulbar diwakili oleh Kepala Bidang Pendidikan Madrasah, H. Syamsul, mengikuti kegiatan yang dipimpin langsung oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka. Berbagai unsur turut hadir, mulai dari jajaran PGRI, TNI, pelajar SD hingga SMA, hingga pimpinan instansi vertikal dan perangkat daerah.

Refleksi Pendidikan dan Komitmen Pemerintah Daerah

Gubernur menekankan bahwa peringatan Hardiknas merupakan momentum penting untuk refleksi mendalam. "Peringatan Hari Pendidikan Nasional adalah momentum untuk kita melakukan refleksi, meneguhkan, dan menghidupkan spirit pendidikan nasional," ujar Suhardi Duka, sekaligus mengaitkan dengan arah pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa pendidikan memiliki peran mendasar dalam kehidupan berbangsa. "Pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak dan peradaban bangsa," katanya, menekankan bahwa pendidikan bukan sekadar tanggung jawab satu sektor, melainkan tanggung jawab bersama seluruh lapisan masyarakat.

Lima Strategi Kunci Peningkatan Kualitas Pendidikan

Gubernur memaparkan lima kebijakan strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah yang menjadi fokus pengembangan pendidikan nasional. Kelima strategi tersebut mencakup pembangunan dan revitalisasi satuan pendidikan serta digitalisasi pembelajaran, peningkatan kualifikasi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, peningkatan kualitas pembelajaran berbasis literasi dan numerasi, serta penguatan layanan pendidikan inklusif.

Terkait peningkatan kualifikasi guru, pemerintah mengalokasikan beasiswa untuk mendukung guru-guru yang belum berpendidikan Diploma IV atau Strata 1 (S1). Melalui program rekognisi pembelajaran lampau (RPL) di kampus yang memenuhi ketentuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, setiap guru menerima beasiswa sebesar Rp3.000.000 per semester. Pada tahun 2025, beasiswa dialokasikan untuk 12.500 guru, dan meningkat signifikan menjadi 150.000 guru pada tahun 2026.

Penghargaan untuk Dedikasi Guru dan Gerakan Kembali Bersekolah

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada para guru yang telah mengabdi selama 10, 20, dan 30 tahun. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi nyata atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam membina generasi muda.

Usai upacara, suasana semakin meriah dengan penampilan teatrikal siswa yang mengangkat tema Gerakan Kembali Bersekolah (GKB). Pertunjukan ini menghadirkan pesan kuat tentang pentingnya pendidikan bagi masa depan dan merefleksikan komitmen untuk meningkatkan partisipasi siswa dalam proses belajar-mengajar. Gubernur menutup amanatnya dengan penegasan, "Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berkomitmen menjalankan Gerakan Kembali Bersekolah (GKB) untuk mewujudkan Sulawesi Barat yang lebih baik."

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Pendidikan Berkualitas

Melalui momentum Hardiknas 2026, Kanwil Kemenag Sulbar kembali menegaskan perannya dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor. Kehadiran berbagai stakeholder pendidikan mencerminkan visi bersama untuk menghadirkan pendidikan yang bermutu, inklusif, dan berkelanjutan bagi generasi Sulawesi Barat.

Komitmen kolaboratif ini diharapkan dapat menghasilkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat dan daya saing global, sesuai dengan tujuan pembangunan pendidikan nasional yang berkelanjutan.

Bagikan
Sumber: sulbar.kemenag.go.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks