SULAWESI BARAT — Devan berhasil mengalahkan 39 finalis lainnya setelah menyajikan hidangan berbahan cumi-cumi dan udang yang dinilai langsung oleh Chef Joko Patriot dan Chef Yuda Bustara. Feli Sitta Mayasari dan Bobby Utomo Putra menyusul di posisi kedua dan ketiga.
Ketiganya membawa pulang hadiah uang tunai dengan total puluhan juta rupiah, tabung perdana Bright Gas 5,5 kilogram, dan seperangkat alat masak premium. Kemenangan ini juga mengantar mereka melaju ke Grand Final BGCC 2026 di Jakarta pada November mendatang.
Di tingkat nasional, para pemenang akan memperebutkan hadiah dengan nilai total ratusan juta rupiah. Hadiah paling menarik adalah kesempatan mengikuti Culinary Art Course di Le Cordon Bleu, Thailand—sekolah memasak berkelas dunia yang menjadi incaran para chef profesional.
Area Manager Communication, Relations, and CSR Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan kompetisi ini bukan sekadar ajang memasak. "Bright Gas Cooking Competition bukan sekadar ajang kompetisi memasak, tetapi juga menjadi ruang bagi masyarakat untuk mengekspresikan kreativitas sekaligus melestarikan warisan kuliner Indonesia," ujarnya dalam keterangan resmi, Minggu (9/8).
"Kami mengapresiasi antusiasme peserta di Tegal yang telah menghadirkan berbagai kreasi masakan dengan cita rasa khas daerah," sambung Taufiq.
BGCC 2026 tingkat regional Tegal mencatatkan partisipasi 393 peserta secara daring dan 467 peserta secara luring. Setelah melalui proses kurasi ketat, panitia memilih 40 finalis untuk bertanding langsung di panggung utama.
Seluruh hidangan finalis dimasak menggunakan Bright Gas. Produk LPG non-subsidi dari Pertamina ini memang menjadi andalan di sektor kuliner karena dinilai lebih praktis, efisien, dan memiliki pembakaran yang stabil.
Melalui kompetisi ini, Pertamina Patra Niaga ingin meningkatkan kesadaran pelaku usaha di sektor hotel, restoran, dan kafe (HoReKa) terhadap pentingnya penggunaan energi memasak berkualitas. Bisnis kuliner membutuhkan pasokan energi yang andal dan aman untuk menjaga konsistensi cita rasa serta kelancaran operasional dapur.
Langkah ini sejalan dengan strategi Pertamina Patra Niaga dalam memperkuat pangsa pasar Bright Gas di segmen komersial. Dengan semakin banyaknya pelaku usaha kuliner yang beralih ke Bright Gas, ekosistem bisnis kuliner nasional diharapkan semakin solid dan berdaya saing.
Grand Final BGCC 2026 di Jakarta akan mempertemukan para juara regional dari berbagai kota di Indonesia. Selain memperebutkan hadiah utama, ajang ini juga menjadi panggung bagi para pemenang untuk menunjukkan bahwa kuliner Nusantara mampu bersaing di level internasional.