Bank Himbara Wajib Genjot Kredit ke Sektor Manufaktur dan UMKM, Ini Arahan BP BUMN

Penulis: Usman Harun  •  Selasa, 16 Juni 2026 | 22:07:01 WIB
Dony Oskaria menegaskan pentingnya pembiayaan bank BUMN untuk sektor manufaktur dan UMKM.

SULAWESI BARAT — Dony Oskaria menegaskan, pembiayaan bank-bank BUMN harus diarahkan ke sektor produktif. Tujuannya jelas: menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing industri, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

"Dukungan pembiayaan harus terus diarahkan kepada sektor-sektor produktif yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan daya saing, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat," ujar Dony dalam keterangan resmi, Selasa (16/6/2026).

Menurut Dony, sektor-sektor prioritas itu memiliki efek berganda atau multiplier effect yang tinggi terhadap perekonomian. Artinya, setiap rupiah kredit yang disalurkan ke sektor manufaktur atau UMKM diharapkan bisa memicu pertumbuhan di sektor-sektor lain di bawahnya.

Kinerja Himbara Jadi Fondasi Stabilitas, Tata Kelola Diperkuat

Rapat tersebut juga diisi dengan evaluasi kinerja perbankan BUMN. Dony menilai, kinerja positif bank-bank Himbara merupakan fondasi penting bagi stabilitas sistem keuangan Indonesia. Tanpa fondasi yang kokoh, risiko kredit macet dan krisis likuiditas bisa mengancam.

Oleh karena itu, selain meninjau capaian kinerja, rapat tersebut membahas penguatan tata kelola, manajemen risiko, dan strategi menjaga daya tahan perbankan BUMN. Langkah ini dinilai krusial di tengah dinamika ekonomi global dan domestik yang terus berubah.

BP BUMN bersama Danantara dan jajaran Himbara berkomitmen memastikan perbankan BUMN terus tumbuh secara sehat, profesional, dan berkelanjutan. Sinergi antara pemegang saham, dewan komisaris, dan manajemen diharapkan memperkuat fungsi intermediasi perbankan.

Dony menambahkan, perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. "Perbankan BUMN memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," ujarnya. Ke depan, bank-bank Himbara diharapkan terus meningkatkan kontribusi melalui penyaluran pembiayaan yang produktif, inklusif, dan berorientasi pada penciptaan nilai tambah bagi perekonomian.

Reporter: Usman Harun
Sumber: money.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top