SULAWESI BARAT — Hyundai Tucson dengan transmisi manual pernah dijual di pasar Amerika Serikat dari tahun model 2005 hingga 2013, mencakup dua generasi. Setelah 2013, Hyundai menghentikan opsi tersebut, membuat Tucson manual menjadi barang langka di pasar used car. Bagi yang berminat, pencarian di Cars.com hanya menemukan segelintir unit dengan jarak tempuh di bawah 100.000 mil.
Hyundai mempertahankan opsi transmisi manual pada Tucson jauh lebih lama dibanding Honda CR-V dan Toyota RAV4 yang sudah meninggalkannya sejak awal 2000-an. Fakta itu menjadikan Tucson generasi awal sebagai salah satu SUV kompak terakhir di AS yang masih menawarkan tiga pedal.
Generasi Pertama 2005-2009: Mesin 2.0 Liter dan Opsi AWD Terbatas
Hyundai meluncurkan Tucson di AS pada tahun model 2005 dengan mesin bensin empat silinder 2.0 liter berdaya 140 hp. Unit ini eksklusif untuk trim GL dan dipasangkan dengan transmisi manual lima percepatan sebagai standar.
Transmisi otomatis empat percepatan tersedia sebagai opsi di GL, sementara trim GLS dan LX memakai mesin V6 2.7 liter berdaya 173 hp dengan otomatis sebagai standar. Penggerak roda depan menjadi standar, sedangkan all-wheel drive opsional di seluruh trim.
Ada satu catatan penting: pada trim GL, opsi AWD hanya bisa didapat jika konsumen memilih transmisi manual. Hyundai mempertahankan tiga trim dengan rentang mesin yang sama sepanjang generasi pertama hingga 2009, meski nama trim sempat berubah.
Pada 2008 dan 2009, Hyundai menghapus ketersediaan AWD di trim dasar GLS tetapi tetap mempertahankan manual sebagai gearbox standar. Consumer Reports hanya menilai reliabilitas Tucson tahun model 2006 untuk generasi ini, dengan hasil rata-rata.
Generasi Kedua 2010-2013: Mesin Theta II dan Perubahan Rasio Transmisi
Generasi kedua debut pada tahun model 2010 dan bertahan hingga 2015, namun Hyundai menghentikan transmisi manual setelah 2013. Eksteriornya berubah lebih ramping dibanding gaya kotak generasi sebelumnya, dengan kabin yang lebih mewah.
Untuk 2010, hanya tersedia mesin 2.4 liter empat silinder Theta II berdaya 170-176 hp tergantung klasifikasi emisi. Trim GLS memakai manual enam percepatan sebagai standar, dengan otomatis enam percepatan opsional dan menjadi standar di trim Limited.
Pada 2011, Hyundai menghadirkan kembali trim GL dengan mesin 2.0 liter berdaya 165 hp, juga berarsitektur Theta II. GL berpenggerak roda depan ini memakai manual lima percepatan sebagai standar—satu gigi lebih sedikit dari 2010—dengan otomatis enam percepatan tersedia.
Konfigurasi tersebut bertahan hingga 2013, sebelum Hyundai menghapus trim GL dan transmisi manual pada 2014. Tucson tahun 2011-2013 menerima rating reliabilitas rata-rata dari Consumer Reports, yang tidak menguji model tahun 2010.
Risiko Mesin Theta II yang Perlu Diperhatikan Pembeli Bekas
Mesin Theta II Hyundai masuk dalam daftar mesin bermasalah, dan pembeli Tucson manual bekas perlu memahami satu keanehan. Tucson manual 2010 memakai mesin 2.4 liter, sedangkan versi manual 2011-2013 memakai 2.0 liter yang relatif lebih sedikit masalah.
Kampanye penggantian mesin terkait bearing dan perpanjangan garansi pabrik dari Hyundai mencakup mesin 2.4 liter Tucson, termasuk unit 2010 yang dipasangkan dengan manual. Program tersebut tidak mencakup mesin 2.0 liter pada Tucson 2011-2013.
Versi 2.0 liter turbocharged dan direct injection yang dipakai Santa Fe Sport dan Sonata 2013-2014 pernah di-recall karena potensi kegagalan bearing akibat serpihan manufaktur. Pembeli disarankan memeriksa riwayat servis dan status kampanye perbaikan sebelum transaksi.
Harga dan Ketersediaan di Pasar Bekas
Menetapkan patokan harga untuk Tucson manual sulit dilakukan karena populasinya sangat sedikit. Pencarian sekilas di listing dealer Cars.com hanya menunjukkan beberapa unit di seluruh AS, keduanya dengan jarak tempuh di bawah 100.000 mil—jauh di bawah rata-rata mobil berusia 15-20 tahun.
Artinya, harga yang wajar sangat bergantung pada kondisi unit dan negosiasi, bukan pada patokan pasar yang mapan. Calon pembeli yang menemukan unit manual sebaiknya memprioritaskan pemeriksaan menyeluruh ketimbang mengejar harga murah.