MAKASSAR — Sebanyak 117 kafilah dari 38 provinsi, 77 kementerian/lembaga, dan dua perguruan tinggi negeri (PTN) siap berlaga di Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) VIII Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tingkat Nasional 2026 di Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dibuka secara resmi pada Senin (24/8) sore, setelah rangkaian Malam Ta'aruf digelar di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Minggu (23/8) malam.
Ketua Dewan Pengurus KORPRI Sulawesi Barat, Junda Maulana, hadir dalam Malam Ta'aruf tersebut. Ia duduk satu meja dengan Ketua Umum Dewan Pengurus KORPRI Nasional yang juga Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, Prof. Zudan Arif Fakrulloh, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan Fatmawati Rusdi, Sekretaris Daerah Sulsel Jufri Rahman, serta Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Lebih dari Sekadar Lomba, MTQ KORPRI untuk Silaturahmi ASN
Junda Maulana mengatakan, Malam Ta'aruf menjadi momentum penting bagi seluruh peserta untuk saling mengenal sebelum memasuki babak utama perlombaan. Menurutnya, esensi MTQ KORPRI tidak berhenti pada upaya meraih prestasi, tetapi juga menjadi sarana membangun kebersamaan antarprajurit birokrasi dari seluruh Indonesia.
“Pada malam Ta'aruf dalam rangka MTQ ke-VIII KORPRI yang diselenggarakan di Sulawesi Selatan ini merupakan malam ramah tamah. Besok kita akan melaksanakan defile sekaligus acara pembukaan,” kata Junda dalam keterangannya, Senin (24/8/2026).
“MTQ KORPRI tidak semata-mata menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi ruang membangun silaturahmi, merajut ukhuwah Islamiyah serta memperkuat persatuan,” tegasnya.
Enam Cabang Diikuti Kafilah Sulbar, Ini Alasan Jumlahnya Dibatasi
Provinsi Sulawesi Barat memastikan partisipasinya dalam ajang akbar ini dengan mengirimkan sekitar 20-an tim kafilah. Junda menyebut, Sulbar turun pada enam cabang lomba yang dipertandingkan.
“Alhamdulillah, Sulawesi Barat mengikuti enam cabang dan ada sekitar 20-an tim kafilah yang akan mendukung dan meramaikan kegiatan ini,” ujarnya.
Meski antusiasme tinggi, jumlah rombongan sengaja dibatasi. Junda menjelaskan, pemerintah daerah tengah fokus pada agenda pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) di daerah.
“Sebenarnya mau banyak, cuma karena kebetulan di daerah juga ada kegiatan pembahasan KUA-PPAS, sehingga kita batasi berangkat, termasuk juga karena efisiensi anggaran. Kita batasi,” jelas Junda.
Dukungan Sulbar untuk Tuan Rumah Sulsel
Keikutsertaan Sulawesi Barat dalam MTQ KORPRI Nasional 2026 ini juga dimaknai sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan di wilayah tetangga. Sebagai provinsi yang berbatasan langsung, Sulbar ingin turut menyemarakkan hajatan nasional tersebut.
“Sebagai tetangga dari Sulawesi Selatan tentu kita ingin meramaikan kegiatan ini. Insyaallah kegiatan ini bisa berjalan dengan baik,” pungkas Junda.
Setelah Malam Ta'aruf, rangkaian acara dilanjutkan dengan defile kafilah pada Senin sore sebelum memasuki acara pembukaan resmi MTQ VIII KORPRI Nasional Sulsel 2026.