MAMUJU — Semangat perjuangan para pendiri bangsa kembali digaungkan di lingkungan Kepolisian Daerah Sulawesi Barat. Melalui upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional yang ke-118, jajaran Polda Sulbar bertekad untuk meneruskan nilai-nilai perjuangan tersebut dengan fokus pada perlindungan generasi penerus.
Ancaman Narkoba dan Radikalisme Jadi Perhatian Utama
Dalam amanatnya, Kepala Biro Sumber Daya Manusia (Karo SDM) Polda Sulbar, Kombes Pol Danu Agus Purnomo, menyoroti berbagai ancaman yang mengintai anak muda saat ini. Ia menegaskan bahwa menjaga "tunas bangsa" bukan hanya tugas satu instansi, melainkan kewajiban seluruh elemen bangsa, termasuk Polri.
"Semangat Kebangkitan Nasional ke-118 mengajak kita semua untuk lebih peduli dan menjaga generasi muda dari berbagai ancaman, baik narkoba, paham radikal, perpecahan, maupun pengaruh buruk lainnya," tegas Kombes Pol Danu Agus Purnomo di hadapan peserta upacara.
Polri Diminta Jadi Pelindung dan Pelayan Masyarakat
Momen Harkitnas ini juga dimanfaatkan untuk melakukan introspeksi kinerja. Karo SDM mengingatkan seluruh personel agar menjadikan peringatan ini sebagai titik balik untuk meningkatkan disiplin dan pengabdian. Menurutnya, Polri harus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang mampu menciptakan lingkungan aman bagi tumbuh kembang generasi penerus.
"Mari kita jadikan semangat kebangkitan ini sebagai energi positif untuk bekerja lebih profesional, bersih, dan melayani sepenuh hati. Kita jaga stabilitas daerah, kita lindungi generasi muda, demi kokohnya kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia," tutup Kombes Pol Danu Agus Purnomo.
Upacara Berlangsung Khidmat di Halaman Polda Sulbar
Upacara yang mengusung tema "Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara" itu berlangsung khidmat. Seluruh peserta mengikuti rangkaian acara dengan disiplin tinggi, mencerminkan tekad untuk mengisi kemerdekaan dengan pengabdian terbaik bagi negeri. Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa stabilitas daerah adalah modal utama untuk menjaga kedaulatan NKRI di masa depan.