Kimia Farma Apotek Raih Champion Retail, Masuk Top 17 dari 100 BUMN

Penulis: Wahyu Hidayat  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 13:35:31 WIB
Kimia Farma Apotek meraih predikat Champion Retail dan peringkat Top 17 dari 100 BUMN dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 di Jakarta.

SULAWESI BARAT — PT Kimia Farma Apotek meraih predikat Champion Retail sekaligus menembus peringkat Top 17 dari 100 BUMN dalam Danantara Indonesia CX100 Award 2026 di Jakarta. Penghargaan ini menandai pengakuan atas transformasi layanan ritel farmasi yang bertumpu pada peran apoteker siaga.

Paragraf pembuka: Penilaian Danantara Indonesia CX100 menempatkan Kimia Farma Apotek di antara perusahaan pelat merah dengan kualitas pengalaman pelanggan terbaik. Anak usaha PT Kimia Farma Tbk yang tergabung dalam Bio Farma Group itu bersaing dengan seratus BUMN lain dalam ajang yang digelar di Wisma Danantara Indonesia, Jakarta.

Direktur Utama sekaligus Plt. Direktur Merchandising Kimia Farma Apotek Junus Koswara menyebut pencapaian itu bukan sekadar trofi. Menurut dia, CX100 adalah wujud komitmen perusahaan menghadirkan pelayanan terbaik bagi setiap pelanggan.

"Penghargaan Champion Retail CX100 ini membuktikan bahwa perusahaan yang mampu bertahan dan terus bertumbuh adalah perusahaan yang mampu memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggannya," ujar Junus melalui keterangan tertulis, Sabtu (17/10/2026).

Apoteker Siaga Jadi Garda Terdepan

Fokus transformasi Kimia Farma Apotek terletak pada penguatan peran Apoteker Siaga. Inisiatif ini menggeser paradigma layanan apotek konvensional yang selama ini berhenti pada transaksi jual beli obat.

Setiap titik temu dengan pelanggan kini diarahkan menjadi ruang konsultasi, edukasi, dan pendampingan kefarmasian yang menyeluruh. Pelanggan tidak hanya membeli obat, tetapi mendapat penjelasan mengenai penggunaannya hingga tindak lanjut pengobatan.

Langkah itu sejalan dengan tiga pilar penilaian CX100. Pilar Effectiveness mengukur ketepatan dan kualitas layanan dalam menjawab kebutuhan pelanggan. Pilar Ease menilai kemudahan akses layanan, baik secara offline maupun online. Adapun pilar Emotion menyoroti kenyamanan interaksi, kepercayaan pelanggan, dan kemampuan menyelesaikan keluhan.

Dampak ke Pelanggan dan Bisnis

Bagi masyarakat, perubahan ini terasa pada pengalaman berobat di gerai Kimia Farma Apotek. Pasien yang biasa membeli obat tanpa penjelasan kini mendapat pendampingan langsung dari apoteker, termasuk untuk obat resep maupun kebutuhan kesehatan sehari-hari.

Kimia Farma Apotek meyakini kualitas pengalaman pelanggan menjadi kunci loyalitas. Pelanggan yang puas disebut akan meningkatkan frekuensi transaksi dan nilai belanja, yang pada akhirnya mendorong pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

"Bagi kami, pelayanan terbaik bukan hanya tentang pelanggan yang puas, tetapi juga bagaimana membangun kepercayaan agar pelanggan terus memilih Kimia Farma Apotek sebagai mitra kesehatan mereka. Inilah fondasi pertumbuhan bisnis KFA ke depan," tambah Junus.

Target 2027 dan Apresiasi

Pencapaian di ajang CX100 dijadikan pijakan untuk menjadikan pengalaman pelanggan sebagai salah satu penggerak utama pertumbuhan bisnis pada 2027. Kimia Farma Apotek menempatkan loyalitas pelanggan sebagai modal menghadapi persaingan ritel farmasi yang semakin ketat.

Junus menyampaikan apresiasi kepada pelanggan, seluruh Insan KF, dan pemangku kepentingan yang dinilai menjadi bagian penting dari capaian tersebut.

"Penghargaan ini kami persembahkan kepada seluruh pelanggan setia Kimia Farma Apotek dan segenap Insan KFA yang terus menjaga kualitas pelayanan setiap hari. Ini bukan akhir perjalanan, melainkan motivasi untuk terus memberikan pelayanan kesehatan terbaik dengan semangat #MelayaniSepenuhHati," tutup Junus.

Penutup: Bagi Kimia Farma Group, predikat Champion Retail menambah modal menghadapi persaingan jaringan apotek swasta yang agresif berekspansi. Posisi di Top 17 dari 100 BUMN menjadi tolok ukur awal sebelum hasilnya diuji pada kinerja penjualan dan loyalitas pelanggan sepanjang 2027.

Reporter: Wahyu Hidayat
Sumber: mimbarrakyat.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top