PASANGKAYU — Sebanyak 1.000 siswa dari 145 sekolah binaan dan puluhan pelaku UMKM binaan PT Astra Agro Lestari Tbk unjuk karya dalam Celebes Education Festival 2026. Mengusung tema "Karya Raya, Kreasi Sulawesi", festival ini merupakan penyelenggaraan kedua yang dirancang khusus untuk wilayah perkebunan kelapa sawit di Sulawesi.
Manajemen PT Letawa, Rendy H. Prabowo, menyebutkan bahwa festival ini merupakan wadah integrasi empat pilar program tanggung jawab sosial perusahaan. "Kami menampilkan karya dan kreasi siswa, guru, serta masyarakat lingkar sawit melalui UMKM binaan," katanya dalam sambutan di Pasangkayu, pekan lalu.
Melalui pilar pendidikan, perusahaan menghadirkan apresiasi karya siswa dan pelatihan guru. Pada pilar kesehatan, digelar pelatihan pemberdayaan perempuan bagi kader kesehatan, Perempuan Astra, dan anggota PKK. Pilar ekonomi diwujudkan melalui festival UMKM binaan, sedangkan pilar lingkungan diisi dengan kampanye pemanfaatan limbah sawit.
Salah satu kegiatan lingkungan yang menarik perhatian adalah pembuatan gantungan kunci dari limbah sawit yang melibatkan 1.000 siswa. Kegiatan ini sekaligus mengedukasi generasi muda tentang ekonomi sirkular dan pengelolaan limbah industri.
Mewakili Gubernur Sulawesi Barat, Asisten II Pemprov Sulbar Rachmad Mustofa menilai festival ini menjadi momentum penting memperkuat kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta. "Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas pendidikan," ujarnya.
Rachmad menekankan bahwa penguatan empat pilar utama pembangunan perlu dilakukan secara terpadu. "Pendidikan, UMKM, lingkungan, dan pemberdayaan perempuan merupakan empat pilar yang saling berkaitan. Kolaborasi seperti ini menjadi momentum yang sangat baik untuk mendorong kemajuan daerah," tambahnya.
Wakil Ketua DPRD Sulawesi Barat, Dr. Haja Siti Soereda Soehardi, mengapresiasi penyelenggaraan festival yang dinilai sejalan dengan kebutuhan pendidikan masa kini. "Saya sangat mengapresiasi hadirnya berbagai kegiatan yang mendorong literasi digital, pengembangan kreativitas pelajar, pemberdayaan perempuan, penguatan UMKM, serta edukasi lingkungan," ujarnya.
Menurutnya, pendidikan tidak lagi hanya berfokus pada aspek akademik. "Ini adalah bekal penting untuk mempersiapkan generasi Sulawesi Barat yang tidak hanya cerdas, tetapi juga tangguh, inovatif, dan memiliki kepedulian sosial," ungkapnya.
Sekretaris Daerah Pemkab Pasangkayu, Muh Zain Machmoed, menyampaikan terima kasih kepada Astra Agro yang terus berkontribusi dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan dan pengembangan ekonomi masyarakat. Ia menilai festival ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada sektor pendidikan.
"Festival ini melibatkan para pelajar dan UMKM binaan. Hal ini menunjukkan bahwa pembangunan tidak hanya berorientasi pada aspek pendidikan, tetapi juga bagaimana mengembangkan ekonomi masyarakat di daerah," ujar Zain.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat luas bagi masyarakat, menjadi inspirasi dalam mendorong kemajuan pendidikan, serta memperkuat perekonomian daerah melalui pengembangan UMKM lokal. Hingga saat ini, Astra Agro Lestari Area Sulawesi membina 145 sekolah eksternal dan 14 sekolah internal.