Porsche Taycan 2027 Hadir dengan Baterai Lebih Besar, Port NACS, dan Fitur Kontroversial E-Shift yang Membuat Mobil Listrik Terasa Seperti Mobil Manual Bensin

Penulis: Yanto Prasetya  •  Kamis, 18 Juni 2026 | 03:02:01 WIB
Porsche Taycan 2027 hadir dengan baterai standar 105 kWh dan port NACS untuk pengisian supercharger Tesla.

SULAWESI BARAT — Porsche resmi mengumumkan pembaruan untuk sedan listrik empat pintu andalannya, Taycan, yang akan hadir sebagai model tahun 2027. Pembaruan ini mencakup perubahan teknis signifikan dan satu fitur opsional baru yang langsung memicu perdebatan di kalangan penggemar otomotif: E-Shift.

Baterai Lebih Besar Jadi Standar, Port NACS untuk Supercharger

Perubahan paling mendasar ada pada paket baterai. Porsche kini menjadikan baterai 105 kWh sebagai standar di semua varian Taycan, menggantikan baterai 89 kWh yang sebelumnya menjadi opsi dasar. Sebelumnya, upgrade ke baterai 105 kWh dikenakan biaya 6.090 dolar AS.

Dari sisi pengisian daya, Taycan 2027 mendapatkan port NACS di sisi penumpang depan untuk pengisian DC, memudahkan akses ke jaringan Supercharger Tesla. Porsche tetap mempertahankan port J1772 di sisi pengemudi untuk pengisian AC, dan menyertakan adaptor CCS. Dengan demikian, pemilik tidak perlu bingung memilih stasiun pengisian.

Fitur E-Shift: Mengapa Membuat Mobil Lebih Lambat?

Fitur yang paling menarik perhatian adalah E-Shift, sebuah sistem yang tersedia sebagai opsi pada semua varian Taycan. Sistem ini mensimulasikan pengalaman mengemudi mobil bertransmisi manual dengan mesin pembakaran internal. Porsche menyebutnya “dimodelkan agar terasa autentik dengan sensasi perpindahan gigi yang terasa, torsi seret spesifik gigi, dan pembatas putaran virtual.”

Dalam mode manual, pengemudi bisa menggunakan paddle shift di setir untuk “memindahkan gigi.” Jika pedal gas diinjak penuh, mobil akan “menggantung” di batas putaran mesin virtual hingga pengemudi memindahkan gigi. Sistem ini juga menghasilkan suara mesin yang disalurkan melalui speaker, menggantikan suara khas mobil listrik Porsche yang sebelumnya ada.

“Saya masih tidak mengerti mengapa orang ingin membuat mobil mereka lebih buruk,” tulis jurnalis Electrek yang meliput pengumuman ini, merujuk pada fakta bahwa sistem ini sengaja memutus tenaga motor untuk mensimulasikan perpindahan gigi.

Peningkatan Perangkat Lunak dan Harga

Porsche juga menyematkan perangkat lunak navigasi dengan “optimized charging planner” yang diklaim lebih pintar dalam mencari stasiun pengisian. Sistem kontrol suara, aplikasi, dan kemampuan update over-the-air juga ditingkatkan, menyamai kemampuan model listrik Porsche terbaru seperti Macan EV dan Cayenne EV.

Dengan kenaikan harga dasar 6.100 dolar AS menjadi 111.900 dolar AS, namun baterai besar yang sebelumnya berbayar kini standar, kenaikan harga riil untuk spesifikasi setara hanya sekitar 10 dolar AS. Porsche tampaknya tidak lagi menawarkan opsi baterai kecil, yang mungkin mengecewakan sebagian konsumen yang mencari titik harga lebih rendah.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: electrek.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top