Sektor Jasa Lainnya Sulawesi Barat Tembus Rp204,3 Miliar di Kuartal II 2025, Akselerasi Tumbuh di Atas Rata-Rata Historis

Penulis: Yanto Prasetya  •  Senin, 08 Juni 2026 | 12:28:01 WIB
Sektor jasa lainnya Sulawesi Barat mencapai nilai Rp204,3 miliar pada kuartal II 2025.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perlambatan tipis pada kuartal II 2025. Nilai sektor ini turun 7,87% dibanding kuartal sebelumnya, setelah pada tiga bulan pertama tahun ini tumbuh 9,34%. Meski begitu, rata-rata pertumbuhan tiga kuartal terakhir justru menunjukkan akselerasi: 2,93%—lebih tinggi dari rata-rata lima kuartal terakhir yang sebesar 2,83%, dan jauh di atas rata-rata seluruh periode sejak 2010 yang hanya 1,60%.

Pola Musiman: Setiap Akhir Tahun Turun, Awal Tahun Melonjak

Fluktuasi nilai sektor ini dalam tiga kuartal terakhir memperlihatkan pola konsisten sejak 2022. Setiap kuartal IV terjadi penurunan, lalu diikuti kenaikan signifikan pada kuartal I tahun berikutnya, dan kembali menurun tipis pada kuartal II. Tingkat penurunan pada kuartal kedua setiap tahun berada dalam rentang 4% hingga 8%.

Pola ini mengindikasikan faktor musiman yang memengaruhi kinerja sektor jasa lainnya di provinsi berpenduduk sekitar 1,5 juta jiwa itu. Sektor ini mencakup beragam aktivitas seperti jasa perorangan, jasa reparasi, dan jasa lainnya yang tidak tercakup dalam kategori jasa utama.

Peringkat Nasional Membaik, Masih Tertinggal dari Sulawesi Tengah

Sepanjang 62 periode observasi, Sulawesi Barat konsisten menempati peringkat kelima di Pulau Sulawesi. Secara nasional, posisi provinsi ini membaik dari peringkat 28 pada 2010 menjadi peringkat 26 hingga kuartal II 2025. Dalam lima kuartal terakhir, tidak terjadi perubahan peringkat—baik di tingkat pulau maupun nasional—dengan nilai yang selalu berada di atas rata-rata seluruh periode historis.

Dibanding provinsi tetangga, Sulawesi Tengah mencatat nilai Rp263,04 miliar pada periode yang sama—28,7% lebih tinggi dari Sulawesi Barat. Meski demikian, rata-rata pertumbuhan tiga kuartal terakhir Sulawesi Barat unggul 0,34 poin persen dibanding Sulawesi Tengah. Provinsi tetangga itu sendiri menempati peringkat ke-25 nasional, satu tingkat di atas Sulawesi Barat.

Perbandingan dengan Wilayah Lain: Kalimantan Tengah Jauh di Atas

Dalam daftar perbandingan nasional, Kalimantan Tengah menempati peringkat 23 dengan nilai Rp307,45 miliar—50,5% lebih besar dari capaian Sulawesi Barat. Wilayah ini mencatat pertumbuhan 4,77% pada kuartal II 2025, dengan kenaikan nilai Rp14,01 miliar. Peringkat keempat di Pulau Kalimantan menunjukkan masih ada tiga provinsi lain di pulau yang sama dengan kinerja lebih tinggi.

Sementara itu, Papua menduduki peringkat pertama di Pulau Papua dan peringkat 24 nasional dengan nilai Rp280,18 miliar, meski pertumbuhannya hampir stagnan—hanya turun 0,04% dari kuartal sebelumnya. Kepulauan Riau mencatat pertumbuhan tertinggi di antara wilayah pembanding, yakni 9,72%, namun nilai absolutnya masih 19,5% di bawah Sulawesi Barat. Maluku memimpin di Pulau Maluku dengan nilai Rp163,84 miliar.

Data BPS menunjukkan sektor jasa lainnya di Sulawesi Barat mencatat nilai terendah sepanjang sejarah pada Desember 2010 sebesar Rp80,22 miliar. Puncak tertinggi terjadi pada Desember 2024 sebesar Rp206,63 miliar. Dengan akselerasi pertumbuhan dalam setahun terakhir, sektor ini menjadi salah satu penopang ekonomi daerah yang patut dicermati pemerintah provinsi untuk pengembangan lebih lanjut.

Reporter: Yanto Prasetya
Sumber: databoks.katadata.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top