MAMUJU — Kapolda Sulbar Irjen Pol Adi Deriyan Jayamarta memimpin apel pagi di lingkungan Polda Sulbar, Senin (8/6/2026). Dalam arahannya, ia menyoroti tiga pilar utama yang harus dipegang setiap anggota: kinerja optimal, menjaga kepercayaan masyarakat, dan menjadi panutan bagi keluarga.
Kapolda mengapresiasi kerja keras jajarannya yang berhasil mengungkap sejumlah kasus serius, seperti pembunuhan dan penganiayaan. Ia juga menyebut kontribusi Polda Sulbar sebagai narasumber utama dalam forum perlindungan anak mendapat respons positif dari berbagai kalangan.
Meski begitu, Irjen Adi mengingatkan masih ada “pekerjaan rumah” yang harus dituntaskan, terutama penanganan kasus perlindungan perempuan dan anak.
“Kasus-kasus yang belum tuntas harus menjadi perhatian serius kita semua dan segera diselesaikan. Ini kunci utama menjaga kepercayaan masyarakat kepada institusi Polri,” tegasnya dalam amanat yang dikutip dari rilis resmi Polda Sulbar.
Ia menekankan bahwa setiap tugas yang diemban bukan sekadar kewajiban duniawi, melainkan ladang amal. “Semoga apa yang kita kerjakan setiap hari dicatat Allah sebagai amal kebaikan yang menambah timbangan kebaikan kita di akhirat kelak,” tuturnya.
Tak hanya soal tugas, Kapolda juga menyoroti peran anggota Polri sebagai orang tua dan kepala keluarga. Ia mengingatkan bahwa orang tua adalah cermin bagi anak-anaknya. “Berikanlah contoh yang baik dan ajarkanlah agama kepada anak-anak kita. Agama adalah kompas hidup yang menuntun arah mereka,” pesannya.
Menurutnya, mustahil mengharapkan anak yang paham dan taat agama jika orang tuanya sendiri belum memahaminya. “Jadilah cermin yang bersih, agar anak-anak kita bisa melihat arah hidup yang benar dan terarah,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Kapolda mengajak seluruh jajaran menciptakan kesan positif di setiap kegiatan Polda Sulbar. Ia menanamkan budaya sederhana namun penting: Budaya Bersih dan Rapi.
“Jaga selalu nama baik Polda Sulbar. Semoga lewat kedisiplinan menjaga kebersihan dan kerapian, kita bisa tumbuh dan berkembang menjadi pribadi Bhayangkara yang lebih baik, berwibawa, dan dicintai masyarakat,” tutup Kapolda.