SULAWESI BARAT — Maartje van der Meer dari Belanda menasbihkan diri sebagai juara individu Kejuaraan Puzzle Dunia 2025 di Valladolid, Spanyol, setelah merampungkan puzzle 500 keping dalam waktu kurang dari 28 menit. Gelar tersebut melengkapi dominasi peserta perempuan pada ajang yang berlangsung 16-20 September itu, di mana mereka menempati posisi teratas daftar pemenang sekaligus tercatat lebih banyak dibanding peserta laki-laki.
Kejuaraan Puzzle Dunia 2025 mempertemukan 2.400 pemain terbaik dari 72 negara. Mereka berlomba menyusun puzzle secara individu, berpasangan, dan beregu, berpacu dengan waktu, peserta lain, serta diri sendiri demi trofi juara dunia.
Valladolid, kota berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Madrid, menjadi tuan rumah ajang tahunan ini. Penyelenggara menggandeng Ravensburger sebagai mitra puzzle utama, didukung pemerintah kota setempat.
Kategori Individu Disebut "Lari 100 Meter" Puzzle
Final individu menjadi nomor paling bergengsi. Peserta harus menyelesaikan puzzle 500 keping secepat mungkin, format yang oleh penyelenggara diibaratkan sebagai "lari 100 meter" dalam dunia puzzle.
Maartje van der Meer keluar sebagai yang tercepat. Perempuan asal Belanda itu menuntaskan puzzle rumit 500 keping dalam waktu kurang dari 28 menit, mengungguli seluruh finalis lain.
Maja Von Borstel dan Franziska Treber Tercepat di Kategori Pasangan
Pada final kategori pasangan, duet Jerman Maja Von Borstel dan Franziska Treber mengunci gelar juara dengan catatan waktu 43 menit 40 detik. Keduanya harus menyelesaikan satu puzzle berisi 1.000 keping.
Sementara itu, final beregu menuntut setiap tim merampungkan dua puzzle baru yang masing-masing terdiri dari 1.000 keping — tantangan paling berat dari sisi volume kepingan.
Manfaat Puzzle bagi Otak Jadi Misi Global
Di balik kompetisi kecepatan, puzzle menyimpan manfaat kognitif yang sudah lama diteliti. Kemampuan spasial yang dilatih saat mencari, mengingat, dan menempatkan kepingan terbukti meningkatkan daya bayang seseorang terhadap bentuk objek yang diputar atau dibalik.
World Jigsaw Puzzle Federation menetapkan misi menyebarkan speed puzzling ke seluruh dunia sebagai sarana mengembangkan budaya puzzle serta manfaatnya bagi kesehatan, pendidikan, kohesi sosial, dan pengembangan diri.
Presiden sekaligus penyelenggara kejuaraan, Alfonso Alvarez-Ossorio, kembali menggelar ajang ini di Spanyol untuk tahun berjalan. Format kompetisi yang rapi dan atmosfer kompetitif membuat cabang speed puzzling terus menarik peserta dari puluhan negara setiap edisinya.