Pencarian

Kalah di Final Asian Games, Fitriani/Fadona Fokus ke Kualifikasi Piala Dunia Padel

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 18:36:01 WIB
Kalah di Final Asian Games, Fitriani/Fadona Fokus ke Kualifikasi Piala Dunia Padel
Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati membawa pulang medali perak padel putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah 3-6, 4-6 dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto.

SULAWESI BARAT — Fitriani Sabatini/Fadona Kusumawati harus puas membawa pulang medali perak padel putri Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah kalah 3-6, 4-6 dari pasangan Jepang Saki Tsukamoto/Kae Tokumoto. Kekalahan itu langsung mereka singkirkan jauh-jauh karena kualifikasi Piala Dunia di Kuwait sudah menunggu pada 26-30 Oktober.

Partai puncak di Nagoya City Higashi Sport Center menjadi laga yang menyakitkan sekaligus berharga. Fitriani/Fadona sempat menguasai set kedua dengan keunggulan 4-1, tetapi Saki/Kae bangkit dan menyapu lima gim beruntun untuk mengunci emas bagi tuan rumah.

Fadona Enggan Berlarut Rayakan Perak

Fadona menegaskan timnya tidak punya waktu lama untuk merayakan pencapaian di Asian Games. Agenda kualifikasi Piala Dunia di Kuwait menuntut fokus penuh sejak sekarang.

"Kami persiapan untuk kualifikasi World Cup di Kuwait nanti tanggal 26-30 Oktober bulan ini, jadi kami enggak boleh lengah. Setelah ini kami harus fokus lagi, masih banyak tanggung jawab buat Indonesia juga," kata Fadona seusai final.

Medali perak itu sendiri berada di luar target awal mereka. Fadona menyebut hasil tersebut justru menjadi tambahan motivasi sebelum menghadapi turnamen berikutnya.

"Kami harus terus semangat, kembali lebih kuat. Kami sudah dapat medali perak itu di luar target kami," ujarnya.

Target Pribadi Fadona: Balas Kekalahan dari Pasangan Jepang

Fadona sudah menyimpan ambisi khusus jika kembali berhadapan dengan Saki/Kae. Kekalahan di final Asian Games ingin ia balas di pertemuan berikutnya.

"Saya ingin mengalahkan mereka di turnamen berikutnya," katanya.

Fitriani menilai pengalaman menjadi pembeda utama dalam partai puncak. Pasangan Jepang disebutnya sudah lebih lama menekuni padel dan berstatus unggulan teratas.

"Ya, mereka sangat bagus, mereka lawan yang sangat tangguh. Mereka juga unggulan teratas dan lebih berpengalaman. Mereka sudah bermain padel lebih awal daripada kami," kata Fitriani.

Terlalu Banyak Bertahan, Evaluasi Utama Jelang Kuwait

Fadona menyoroti pola permainan mereka yang terlalu banyak bertahan sebagai persoalan utama di final. Kondisi itu membuat pasangan Indonesia sulit keluar dari tekanan ketika lawan menaikkan intensitas.

"Mereka bagus, kami hanya bermain bertahan, tetapi kami tidak bisa terus bertahan karena mereka terus menekan kami. Mereka sangat solid dan lebih berpengalaman dari kami," kata Fadona.

Fitriani ingin memperbanyak latihan dan turnamen sebelum persaingan berikutnya. Menurut dia, pengalaman bertanding akan membantu mereka meningkatkan kualitas permainan.

"Saya ingin kembali lebih kuat. Saya ingin latihan lagi dan lagi, dan juga mengikuti banyak turnamen untuk pengalaman," ujarnya.

Sejarah Padel di Asian Games dan Tambahan Perunggu Indonesia

Asian Games Aichi-Nagoya menjadi penampilan perdana padel di pesta olahraga terbesar Asia. Fitriani tetap mensyukuri medali perak karena pencapaian itu tercatat sebagai bagian dari sejarah cabang olahraga tersebut.

"Kami sangat senang mendapatkan perak. Ini pertama kalinya kami tampil di Asian Games, dan kami membuat sejarah karena padel juga pertama kali di Asian Games. Saya sangat bersyukur untuk semuanya," ujar Fitriani.

Medali Fitriani/Fadona melengkapi pencapaian Indonesia di nomor padel putri. Beatrice Gumulya/Novela Putria lebih dulu menyumbang perunggu setelah mengalahkan pasangan Filipina Danna Abad/Joshea Malazarte dua set langsung 6-0, 6-0.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: news.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks