Pencarian

Pelindo Regional 4 Catat Penumpang Naik 12,9 Persen, Tembus 6,02 Juta Orang

Jumat, 18 September 2026 • 08:34:31 WIB
Pelindo Regional 4 Catat Penumpang Naik 12,9 Persen, Tembus 6,02 Juta Orang

SULAWESI BARATPT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 4 membukukan kenaikan arus penumpang 12,9 persen secara tahunan sepanjang Januari–Agustus 2026, dari 5,33 juta menjadi 6,02 juta orang. Lonjakan ini menegaskan peran pelabuhan di kawasan timur Indonesia dalam menjaga mobilitas warga dan distribusi barang. Kinerja positif juga tercatat pada trafik kapal, peti kemas, dan barang nonpetikemas.

Paragraf pembuka: Kenaikan arus penumpang menjadi kontributor utama pertumbuhan Pelindo Regional 4 pada periode Januari–Agustus 2026. Selain penumpang, trafik kapal tumbuh 5,3 persen menjadi 294,82 juta gross tonnage (GT), sementara frekuensi kunjungan kapal naik 2,4 persen menjadi 80.023 unit. Arus peti kemas juga bergerak positif dengan pertumbuhan 3,9 persen menjadi 1,70 juta TEUs, setara 1,43 juta boks.

Pelabuhan Ternate Melonjak 302,3 Persen

Pertumbuhan trafik kapal tertinggi dicatat Pelabuhan Ternate yang melonjak 302,3 persen menjadi 14,79 juta GT. Lonjakan ekstrem ini terjadi akibat penambahan pencatatan kegiatan Lawui oleh PT Jasa Armada Indonesia (JAI) Tbk.

Sejumlah pelabuhan lain juga mencatat kenaikan signifikan. Pantoloan tumbuh 20 persen, Samarinda 14,1 persen, Merauke 12,4 persen, dan Bontang 10,4 persen.

Makassar New Port Pimpin Arus Peti Kemas

Di sektor peti kemas, TPK New Makassar 2 atau Makassar New Port (MNP) mencatat pertumbuhan tertinggi sebesar 24,2 persen dengan 317.219 TEUs. Kenaikan ini didorong komoditas nikel dan hasil pertanian.

Parepare menyusul dengan pertumbuhan 16,3 persen, Kendari 15,7 persen, Jayapura 11,2 persen, dan Merauke 10,6 persen.

Executive Director 4 Pelindo Regional 4, Abdul Azis, menilai capaian ini menunjukkan daya tahan pelabuhan di tengah dinamika ekonomi.

"Pertumbuhan trafik kapal, peti kemas, dan penumpang hingga Agustus 2026 mencerminkan peran pelabuhan yang terus menguat dalam mendukung konektivitas serta mobilitas masyarakat dan barang," jelas Abdul Azis.

Manado dan Kendari Jadi Sorotan

Pada sektor barang nonpetikemas, Pelabuhan Manado melambung 171,2 persen menjadi 145.532 ton, disokong pengiriman barang ke Halmahera. Jayapura menyusul dengan kenaikan 101,3 persen, Samarinda 93,4 persen, Parepare 28 persen, dan Makassar 4,6 persen.

Sementara itu, arus penumpang tertinggi dicatat Pelabuhan Kendari yang naik 34,5 persen menjadi 494.119 orang berkat pembukaan rute baru ke Konawe Kepulauan. Ambon tumbuh 18,9 persen, Parepare 17,8 persen, Balikpapan 12,6 persen, dan Makassar 9,8 persen.

Division Head Operasi Pelindo Regional 4, Yusida M. Palesang, menyatakan evaluasi dan koordinasi bersama pengguna jasa akan terus ditingkatkan untuk mengoptimalkan sektor barang nonpetikemas hingga akhir tahun.

Penutup: Kinerja Pelindo Regional 4 hingga Agustus 2026 mencerminkan penguatan konektivitas di kawasan timur Indonesia, sejalan dengan agenda strategis Danantara Indonesia dalam menjaga konsistensi layanan dan keandalan operasional pelabuhan.

Follow radarmamuju.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: infokini.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks